Penggali Kubur Terpilih Jadi Kepala Desa di Blitar, Berawal Guyonan Warga Hingga Kisahnya Viral

Nama Kepala Desa Pagerwojo, Kabupaten Blitar mendadak terkenal dan viral di media sosial. Mujiadi sehari-hari adalah penggali kubur.

Penggali Kubur Terpilih Jadi Kepala Desa di Blitar, Berawal Guyonan Warga Hingga Kisahnya Viral
SURYAMALANG.COM/Samsul Hadi
Mujiadi, petani dan penggali kubur yang menjadi Kepala Desa Pagerwojo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar. 

TRIBUNJAKARTA.COM, BLITAR - Nama Kepala Desa Pagerwojo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar mendadak terkenal dan viral di media sosial.

Mujiadi (50), nama kepala Desa Pagerwojo.

Bapak dua anak ini viral ini setelah terpilih menjadi kepala desa.

Sebelum menjadi kepala desa, Mujiadi adalah petani yang juga penggali kubur di desa tersebut.

Awalnya lulusan STM Negeri (sekarang SMKN 1 Kota Blitar) itu mengaku tidak berniat maju dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) Pagerwojo.

Dorongan itu muncul dari warga di tempat tinggalnya di Dusun Krajan, Desa Pagerwojo.

Dorongan agar dia maju di Pilkades berawal dari candaan saat dia bersama warga lain sedang menggali kubur untuk orang meninggal di tempat pemakaman umum di desanya.

“Itu sekitar dua tahun sebelum Pilkades. Sambil menggali kubur di pemakaman, warga guyonan menyuruh saya maju di Pilkades.”

“Warga bilang, kowe ae majuo, dadi dadi (kamu saja maju Pilkades, jadi jadi),” ujar Muji menirukan omongan warga kala itu.

Guyonan itu terus berulang setiap kali Muji bersama warga sedang menggali kubur untuk orang meninggal di desanya.

Halaman
1234
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved