5,1 Juta Kendaraan di Jakarta Belum Bayar Pajak: Mayoritas Sepeda Motor

Mengacu dari data tersebut, BPRD DKI gencar lakukan giat door to door pajak kepada sepeda motor, terutama motor gede (moge).

TribunJakarta/Elga Hikari Putra
Deretan moge di Mal Senayan City yang dicek pajaknya oleh BPRD DKI Jakarta dan Samsat Jakarta Selatan, Minggu (22/12/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Sepeda motor mendominasi kendaraan di DKI Jakarta yang belum membayar pajaknya hingga akhir tahun 2019.

Diketahui, berdasarkan data Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta, total ada 5,1 juta kendaraan bermotor di DKI Jakarta yang belum bayar pajak hingga akhir Tahun 2019.

Kepala Samsat Jakarta Selatan, Khairil Anwar mengatakan, dari data tersebut, total potensi pajak yang bisa diterima BPRD DKI Jakarta yakni sebesar Rp 2,1 triliun.

Kendati tak merinci detail berapa jumlah sepeda motor yang menunggak pajak, Khairil menyebut bila dipersentasikan mencapai sekitar 70 persen dari jumlah keseluruhan.

"Karena potensi ini 70 persen didominasi kendaraan roda dua," kata Kepala Samsat Jakarta Selatan, Khairil Anwar saat menggelar razia pajak motor gede (moge) di Mal Senayan City, Jakarta, Minggu (22/12/2019).

Mengacu dari data tersebut, BPRD DKI gencar lakukan giat door to door pajak kepada sepeda motor, terutama motor gede (moge).

Seperti pagi ini, petugas BPRD bersama Samsat Jakarta Selatan gelar razia pajak kepada komunitas moge yang berkumpul di Mal Senayan City dan di sejumlah tempat di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Ibu di Boyolali Jadi Korban Penyiraman Air Keras, Keluarga Akui Trauma hingga Anak Tak Mau Sekolah

Pengemudi Hilang Kendali, Mobil Toyota Rush Tabrak Barrier lalu Terguling di Jalan DI Panjaitan

Lagi Asyik Karaoke Hiburan Malam, Wanita Pemandu Lagu di Tangerang Panik Enggak Karuan

Namun, berbeda dengan kasus mobil mewah yang menunggak, selama ini untuk sepeda motor, belum ditemukan adanya pemilik yang sepeda motor yang gunakan identitas orang lain untuk hindari pajak progresif.

"Kalau motor saya belum temukan. Tapi kalau mobil seperti yang anda lihat di media-media ada banyak," kata Khairil.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved