Breaking News:

Bakal Gandeng Kejaksaan Tinggi, Rencananya Tahun Depan Kendaraan Tunggak Pajak Terancam Disita

Rencananya mulai tahun depan kendaraan di DKI Jakarta yang menunggak pajak terancam disita.

TRIBUNJAKARTA.COM/ ELGA HIKARI PUTRA
Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Provinsi DKI Jakarta, Faisal Syafruddin. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Rencananya mulai tahun depan kendaraan di DKI Jakarta yang menunggak pajak terancam disita.

Hal tersebut merupakan bagian untuk menggenjot pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor (PKB).

Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Provinsi DKI Jakarta, Faisal Syafruddin mengatakan, esok pihaknya akan melakukan kerjasama dengan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta terkait wacana tersebut.

"Kebetulan besok kami akan melakukan SKK dengan Kejaksaan Tinggi. Jadi disamping kami memasang stiker nanti kami akan melakukan law investment kepada penunggak pajak, yang belum membayar pajaknya (meski) sudah kami berikan informasi, sudah kami kasihkan sosialisasi," kata Kepala BPRD Provinsi DKI Jakarta, Faisal Syafruddin saat menggelar razia pajak kendaraan di Mal Pacific Place, Jakarta Selatan, Minggu (22/12/2019).

Di Pusat Perbelanjaan, 40 Mobil Mewah Terjaring Razia Karena Menunggak Pajak Kendaraan

Faisal mengatakan, apabila kerjasama dengan Kejaksaan Tinggi DKI telah terlaksana, maka upaya pihaknya dalam menggenjot PKB tak berhenti hanya sampai memasang stiker tunggakan pajak di kendaraan yang menunggak, namun bisa sampai menyita kendaraan.

Namun, upaya penyitaan itu adalah opsi terakhir apabila penunggak tetap tak mau melunasi kewajibannya membayar pajak.

"Kami pasang stiker dan mereka tidak bayar pajaknya, maka kami akan mengarahkan 60 juru sita pajak kami untuk melaksanakan ketetapan dengan surat paksa," kata Faisal.

"Dan oleh sebab itu apabila kami melakukan surat paksa maka ada kewenangan kami dari juru sita untuk menyita pajak atau untuk menyita objek pajak bersangkutan," tambahnya.

Bawa Moge, Tora Sudiro Dihampir Petugas Samsat Jakarta Selatan yang Sedang Razia Pajak

Untuk itu, Faisal meminta masyarakat yang saat ini masih menunggak PKB untuk segera melunasinya selagi masih adanya bulan keringanan pajak hingga 30 Desember mendatang.

"Oleh sebab itu. Kami mengimbau kepada wajib pajak atau penunggak pajak kendaraan bermotor yang masih menunggak pajaknya, untuk segera memanfaatkan event ini," kata Faisal.

 Diberitakan sebelumnya, BPRD DKI Jakarta hari ini menggelar razia pajak kendaraan di sejumlah pusat perbelanjaan.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved