Cegah Ular Masuk, Pemadam Sarankan Warga Tutup Celah di Rumah
Anak ular yang kadang justru disangka cacing rentan masuk ke rumah warga lewat celah.
Penulis: Bima Putra | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Menabur garam di pintu dan area sekitar rumah masih dipercaya sejumlah warga sebagai cara jitu menangkal masuknya ular ke rumah.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Pleton B Sektor 8 Ciracas, Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Sudrajat mengatakan cara keliru dan tak berdasar.
"Tidak berpengaruh, ular tetap saja bisa masuk rumah. Dibanding garam lebih baik menutup pintu dan celah yang bisa jadi akses masuk ular," kata Sudrajat di Ciracas, Jakarta Timur, Minggu (22/12/2019).
Pasalnya di musim menetasnya telur, anak ular yang kadang justru disangka cacing rentan masuk ke rumah warga lewat celah.
Sudrajat mencontohkan sejumlah kasus evakuasi ular yang masuk lewat saluran air karena ketiadaan penutup di kamar mandi rumah warga.
"Kalau dari kasus yang dilaporkan ke kami ular lebih masuk ke rumah warga lewat celah-celah. Ini enggak hanya kasus Ular Kobra, tapi semua jenis ular," ujarnya.
Perihal maraknya anak Ular Kobra yang berkeliaran di permukiman warga, Sudrajat mengimbau warga tak gegabah melakukan penanganan.
• Ini Jadwal Kegiatan Natal di Gereja Katedral
• Selamat Hari Ibu, Berikut Kumpulan Kata Mutiara untuk Ibunda Tercinta: Cocok untuk Status Medsos
Dia menyarankan warga segera melapor ke petugas sembari tetap memantau ular dari jauh hingga petugas tiba dan melakukan evakuasi.
"Karena walaupun masih kecil Ular Kobra sudah memiliki bisa, jangkauan semburan bisanya itu sekitar satu meter. Kalau yang dewasa semburannya bisa 2-3 meter," tuturnya.