Banjir Kepung Jakarta

MRT Beri Penjelasan Soal Eskalator Dinonaktifkan Sementara Saat Hujan Deras

Ibu kota Jakarta memasuki musim penghujan, bahkan beberapa wilayah diterpa angin kencang.

MRT Beri Penjelasan Soal Eskalator Dinonaktifkan Sementara Saat Hujan Deras
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Abi (60), sebagai lansia yang menggunakan tongkat sedang menaiki anak tangga eskalator otomatis Salemba Carolus yang tak beroperasi, di kawasan Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Kamis (11/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ibu kota Jakarta memasuki musim penghujan, bahkan beberapa wilayah diterpa angin kencang.

Hal ini pun berdampak kepada seluruh stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta.

Beberapa kali, eskalator di sejumlah stasiun MRT dinonaktifkan sementara.

Head of Corporate Secretary MRT Jakarta, Muhamad Kamaluddin, menuturkan ihwal alasannya eskalator yang dinonaktifkan.

"Kemarin, beberapa eskalator yang dimatikan untuk pertimbangan keselamatan penumpang," kata Kamaluddin, saat dikonfirmasi, Senin (23/12/2019).

Lebih lanjut, dia menjelaskan ada dua alasan eskalator tersebut dinonaktifkan saat situasi hujan deras dan angin kencang.

Pertama, kata Kamaluddin, guna menghindari penumpang yang menumpuk di area entrance yang tidak mau keluar akibat hujan.

"Eskalator yang terus bergerak dari bawah akan mengakibatkan penumpukan di atas dan berbahaya," ucap Kamaluddin.

Kedua, sambungnya, ada kemiringan sudut saat datangnya air hujan yang disertai angin kencang.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved