Breaking News:

Teror Ular Kobra

Petugas Pemadam Kebakaran Amankan 9 Anak Ular Kobra dari Permukiman Warga Kelurahan Rambutan

Setelah pekan lalu warga RW 06 Kelurahan Ciracas melapor permukimannya disatroni ular kobra, kini giliran warga RW 03 Kelurahan Kampung Rambutan.

ISTIMEWA/Dokumentasi Sudin PKP Jakarta Timur
Personel Sudin PKP Jakarta Timur saat menyisir keberadaan Ular Kobra di permukiman warga Kelurahan Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (23/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Kasus ular kobra yang berkeliaran di permukiman warga Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur dalam beberapa waktu terakhir terus bertambah.

Setelah pekan lalu warga RW 06 Kelurahan Ciracas melapor permukimannya disatroni ular kobra, kini giliran warga RW 03 Kelurahan Kampung Rambutan.

Kasi Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Timur, Gatot Sulaeman pihaknya mendapat laporan sekira pukul 11.45 WIB.

Anak Ular Kobra yang berhasil diamankan dari permukiman warga Kelurahan Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (23/12/2019).
Anak Ular Kobra yang berhasil diamankan dari permukiman warga Kelurahan Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (23/12/2019). (ISTIMEWA/Dokumentasi Sudin PKP Jakarta Timur )

"Sebelum anggota tiba di lokasi ada enam anak ular kobra yang sudah diamankan warga. Untuk pencarian lanjutan warga menghubungi Damkar," kata Gatot di Ciracas, Jakarta Timur, Senin (23/12/2019).

Setelah enam personel Sudin PKP Jakarta Timur melakukan penyisiran, dugaan warga masih adanya anak ular kobra yang berkeliaran terbukti.

Gatot menuturkan penyisiran yang berlangsung dari pukul 12.05-13.15 WIB berhasil mengamankan tiga anak ular kobra.

"Jadi untuk total yang berhasil diamankan ada sembilan anak ular kobra dengan panjang sekitar 15 sentimeter," ujarnya.

Lurah Rambutan Dwi Widiastuti menyebut laporan warga terkait keberadaan Ular Kobra baru pertama kali terjadi.

Merujuk keterangan warga RW 03, Dwi mengatakan anak ular kobra pertama terlihat warga bersembunyi di semak-semak dekat saluran air.

"Sebelumnya enggak ada laporan. Tadi begitu dapat laporan langsung ditindaklanjuti Bhabinkamtibmas, Binmas, FKDM, dan Damkar," tutur Dwi.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved