Pelaku Penembakan Sopir Taksi di Jatinegara Beli Senjata Airsoftgun Secara Online

Pelaku penembakan sopir taksi di Jalan DI Panjaitan, kini mendekam di sel tahanan Mapolrestro Jakarta Timur.

Pelaku Penembakan Sopir Taksi di Jatinegara Beli Senjata Airsoftgun Secara Online
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Pelaku penembakan sopir taksi di Jalan DI Panjaitan, Felix (26) saat dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolrestro Jakarta Timur, Selasa (24/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Pelaku penembakan sopir taksi di Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Jatinegara, pada Sabtu (14/12/2019), kini mendekam di sel tahanan Mapolrestro Jakarta Timur.

Kapolres Metro Jakarta Timur AKBP Arie Ardian Rishadi mengatakan Felix tak memiliki legalitas atas senjata api jenis air softgun yang digunakan saat beraksi.

"Jadi dia lihat contoh surat-suratnya di Internet lalu buat sendiri. Senjata air softgun ini dia beli secara online," kata Arie di Mapolrestro Jakarta Timur, Selasa (24/12/2019).

Surat kepemilikan palsu tersebut merupakan keterangan Felix terdaftar sebagai anggota Tactical Shooting Club.

Arie menuturkan daya letus senjata yang digunakan termasuk tinggi karena proyektil gotri bersarang di pipi korban.

"Tersangka menembak korban di bagian pipi karena sopir yang jadi korban ini melawan saat mau diambil duitnya. Korban sendiri sudah dioperasi dan divisum lukanya," ujarnya.

Kapolres Metro Jakarta Timur AKBP Arie Ardian Rishadi saat menunujukkan barang bukti senjata airsoftgun milik Felix, Selasa (24/12/2019).
Kapolres Metro Jakarta Timur AKBP Arie Ardian Rishadi saat menunujukkan barang bukti senjata airsoftgun milik Felix, Selasa (24/12/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Untuk sekarang, Arie belum dapat memastikan sudah berapa kali Felix melakukan aksi pencurian dengan kekerasan (Curas).

Pasalnya Felix yang diringkus sejoli anggota Tim Tiger Polres Metro Jakarta Utara belum buka mulut sepenuhnya ke penyidik.

"Penyidik masih melakukan pendalaman. Tapi pengakuan tersangka senjata air softgunnya ini dibeli seharga Rp 3 juta," tuturnya.

Felix dikenakan pasal 365 ayat 1 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

Halaman
1234
Penulis: Bima Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved