Puluhan Karyawan Garuda Indonesia Belajar Simulasi Tanggap Darurat Penerbangan

Mereka dibekali kembali berbagai materi tatalaksana mitigasi safety penanganan situasi tanggap darurat.

TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Puluhan karyawan Garuda Indonesia mengikuti pelatihan implementasi emergency response plan (ERP), Selasa (24/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Perdalam lagi penanganan operasional penerbangan dalam situasi tanggap darurat, puluhan karyawan Maskapai Garuda Indonesia, gelar simulasi emergency response plan (ERP).

"Ada sekitar 50-an karyawan yang berada di unit operasional. Mereka ini perwakilan dari masing-masing unit kerja," tutur Pejabat Direktur Operasi Garuda Indonesia, Capt. Tumpal M. Hutapea, Selasa (24/12/2019).

Mereka dibekali kembali berbagai materi tatalaksana mitigasi safety penanganan situasi tanggap darurat.

Sehingga, kualitas karyawan yang juga berhubungan langsung dengan pelayanan penumpang ini, semakin memperkuat ilmu yang didapat.

"Sebenarnya ini rutin kami gelar, sehingga kami harapkan dapat semakin memperkuat kualitas tatalaksana mitigasi safety penanganan situasi tanggap darurat, serta menjadi platform penting atas peningkatan sense of crisis dalam implementasi emergency response plan (ERP)," kata Tumpal.

Ia menambahkan, agenda ini juga merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mengedepankan budaya safety yang tentunya menjadi tanggung jawab seluruh lini operasional Garuda Indonesia.

Terlebih jelang libur Natal 2019 dan tahun baru 2020, agenda simulasi emergency response plan ini diharapkan dapat mendukung kesiapan dan kelancaran operasional layanan penerbangan.

"Agenda ini juga merupakan wujud penerapan budaya keselamatan (safety culture) yang telah melekat pada seluruh karyawan Garuda Indonesia," kata Tumpal.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved