Tunggak Pajak dan Gunakan Identitas Orang Lain, 342 Kendaraaan Mewah Diblokir di Jakarta  

Berdasarkan data BPRD DKI Jakarta, kendaraan merek Mercedes Benz menjadi yang terbanyak diblokir yakni berjumlah 107 unit.

Tunggak Pajak dan Gunakan Identitas Orang Lain, 342 Kendaraaan Mewah Diblokir di Jakarta  
TribunJakarta/Elga Hikari Putra
Kepala BPRD DKI Jakarta, Faisal Syafruddin saat ikut razia gabungan di Ring Road Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (26/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Badan Pajak Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta sedang gencar menggenjot penerimaan pajak kendaraan bermotor (PKB), terutama dari kendaraan mewah.

Beragam cara dilakukan mulai dari razia door to door di sejumlah pusat keramaian hingga mendatangi alamat para pemilik kendaraan mewah.

Namun, hasilnya tak sedikit para pemilik kendaraan mewah menggunakan identitas orang lain untuk kepemilikan kendaraannya. 

Hal tersebut tentunya untuk menghindari adanya pajak progresif.

Kepala BPRD DKI Jakarta, Faisal Syafruddin memaparkan, hasil investigasi dan penyisiran data yang dilakukan pihaknya, tercatat ada 342 mobil mewah yang melanggar administrasi dengan menggunakan identitas orang lain.

Bahkan, 150 kendaraan diantaranya diketahui didapat setelah penyisiran melalui penerimaan Kartu Jakarta Pintar (KJP).

"Semua kendaraan itu sudah kami blokir. Bila pemilik tidak ada itikad baik, kendaraan itu akan kami bodong-kan, atau STNKnya tak berlaku,” tegas Faisal saat merazia penunggak pajak di Ring Road Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (26/12/2019).

Faisal memaparkan 342 kendaraan mewah yang telah diblokir terdiri dari berbagai jenis dan merek. 

Berdasarkan data BPRD DKI Jakarta, kendaraan merek Mercedes Benz menjadi yang terbanyak diblokir yakni berjumlah 107 unit.

Kemudian disusul Porche 46 unit, BMW 34 unit, Lexus 31 unit, Land Rover 26 unit, Toyota 25 unit, Ferrari 15 unit, dan merek lainnya dibawah 10 unit.

Terhadap kendaraan yang diblokir, Faisal mengimbau para pemilik kendaraan mewah untuk segera melakukan balik nama kendaraan secepatnya selagi masih ada bulan keringanan pajak hingga 30 Desember 2019.

Dikabarkan ke Persib Bandung, Pemain Terbaik Liga 1 2019 Beri Harapan Persija Jakarta: Jakmania

Ramalan Zodiak Jumat 27 Desember 2019, Scorpio Dipenuhi Pikiran Negatif, Aquarius Bersenang-senang

Sinopsis Drama India KASAM, Kamis 26 Desember 2019: Tanuja Alami Insiden?

"Sampai 30 Desember kami berikan diskon 50 persen sesuai Pergub pemutihan untuk BBNKB kedua dan seterusnya," kata Faisal.

Faisal menambahkan, untuk total kerugian negara dari kendaraan mewah yang menunggak pajak di Jakarta mencapai sekitar Rp 32 miliar.

"Mobil mewah sekitar 1000 dengan total Rp 32 miliar. Tadinya Rp 37 miliar sekarang turun Rp 32 miliar," kata Faisal.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved