Breaking News:

Sisi Lain Metropolitan

Kisah Atin Pedagang Cilung Keliling Tetap Semangat Bekerja Meski Tubuhnya Tak Sempurna

Atin mencerikan kejadian puluhan tahun silam. Saat beranjak dewasa ia sering melakukan perbincangan dengan kedua orang tuanya perihal kondisi fisiknya

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Atin, penjual Cilung saat sedang berkeliling jualan, Jumat (27/12/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK GEDE - Tubuh yang tak sempurna, tak membuatnya lantas tak percaya diri.

Sembari mendorong gerobak yang bertuliskan cilung bihun, Atin (47) menutupi benjolan besar di punggungnya dengan kemeja panjang yang ia kenakan.

Atin mencerikan kejadian puluhan tahun silam. Saat beranjak dewasa ia sering melakukan perbincangan dengan kedua orang tuanya perihal kondisi fisiknya.

"Bu, kenapa badan saya begini?," ucap Atin saat itu.

"Kamu jatuh dari ayunan waktu usia beberapa bulan," jawab orang tua Atin singkat.

"Kok bisa? Kenapa enggak diurut aja bu?," sahut Atin.

"Zaman dulu sama sekarang beda Tin. Ibu enggak tahu kalau dari jatuh itu berimbas ke pertumbuhan kamu," jelas orang tua Atin.

Sejak perbincangan tersebut, Atin tak lagi menanyakan berulang perihal kondisi fisiknya yang berbeda.

Ia yang sudah memahami akhirnya menerima segala yang terjadi dalam hidupnya.

Halaman
1234
Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved