Breaking News:

Penyerang Novel Baswedan Ditangkap

Haris Azhar Ragukan Tersangka Kasus Novel, Hermawan Sulistyo Emosi Bocorkan Ini: Pasti Gak Tahu!

Haris Azhar dengan Mantan Anggota Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Kasus Novel Baswedan, Hermawan Sulistyo.

Youtube TV One
Haris Azhar dengan Mantan Anggota Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Kasus Novel Baswedan, Hermawan Sulistyo. 

Namun, pernyataan tersebut justru menimbulkan perdebatan di antara keduanya.

Hermawan Sulistyo menyebut Haris Azhar tidak membaca laporannya.

Begitu juga dengan Haris Azhar yang menuding Hermawan Sulistyo tidak membaca laporannya.

Pemandu Karaoke Tewas Tak Berbusana di Kebun Jagung, Pelakunya Pria 19 Tahun yang Ingin Kuasai Ini

Menurut Hermawan, Haris Azhar hanya berasumsi hingga meragukan tim kepolisian yang menangkap dua tersangka penyerangan Novel Baswedan.

"Bukan, Anda berangkat dengan asumsi-asumsi," ucap Hermawan Sulistyo.

Sekarang asumsi-asumsi itu dipatahkan dengan orangnya ketangkap dan Anda bingung membela asumsi-asumsi itu."

Terkait hal itu, Haris Azhar langsung menyampaikan bantahannya.

Ia bahkan menyebut pihak kepolisian tak merujuk ke lapangan dalam mengungkap kasus Novel Baswedan.

Perkosa Siswi di Perpustakaan, Kebejatan Guru 3 Anak Terbongkar Berkat Kecurigaan Warga Lihat Ini

"Yang mematahkan itu hanya polisi yang punya otoritas, tapi faktanya tidak merujuk ke lapang, saya justru merujuk ke lapangan," ujar Haris Azhar.

Namun, ucapan Haris Azhar itu kembali dibantah oleh Hermawan Sulistyo.

Ia mengklaim tim GNPF bahkan sudah menelusuri ke berbagai daerah untuk mengungkap kasus penyiraman Novel Baswedan.

"Dari mana kita enggak di lapangan, kita sampai ke Malang, kita sampai ke Kalimantan Tengah, kita telusuri semua," ucap Hermawan Sulistyo.

"Kita sampai ke Kebumen, Anda pasti enggak tahu Kebumen apa hubungannya."

"Anda enggak tahu apa hubungannya wakil bupati Kebumen dengan kasus ini."

Video Call dengan Ayah Kandung & Pamannya di Hari Natal, Cara Bicara Betrand Peto Ramai Dibandingkan

Meski demikian, Hermawan Sulistyo tidak menjelaskan lebih lanjut terkait hubungan kasus Novel Baswedan dengan wakil bupati Kebumen.

Haris Azhar kemudian menyinggung soal kasus kematian aktivis Munir.

Hermawan Sulistyo lantas mengaku dirinya adalah pendiri Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) yang mengurusi kasus Munir.

Ia emosi dan menyebut Hari Azhar untuk tak membicarakan soal kasus tersebut.

Ibu Panji Petualang Akui Pernah Melarat hingga Putranya Terpaksa Makan Ini, Irfan Hakim: Ya Allah

"Saya ini pendiri KonstraS, Anda kan baru bergabung dengan KontraS kan belakangan," kata Hermawan Sulistyo.

"Saya sudah lama di KonstraS, Anda diriin KontraS abis itu enggak pernah bantuin," jawab Haris Azhar.

"Anda jangan ngomong Munir, kami bela ketika Anda belum tahu apa-apa soal Munir!" imbuh Hermawan Sulistyo.

"Saya tahu posisi Anda kala itu," celetuk Haris Azhar.

Perdebatan pabas itu akhirnya dihentikan oleh pembawa acara.

SIMAK VIDEONYA:

Sempat Dikabarkan Mati Dimakan Komodo, Panji Petualang Beberkan Sosok Penyebar Isu: Gua Jujur Nih

Penulis: Rr Dewi Kartika H
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved