Breaking News:

Awal Tahun 2020 Jakarta Dikepung Banjir

Banjir Jakarta Membuat Padam Listrik di Kawasan Ciracas Jakarta Timur

Ketinggian air Banjir Jakarta yang merendam Wilayah RW 02 dan 03 Kelurahan Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur malam ini mulai menurun.

TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Akibat Banjir Jakarta, suasana di lokasi banjir di RW 02 Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur gelap gulita. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Ketinggian air Banjir Jakarta yang merendam Wilayah RW 02 dan 03 Kelurahan Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur malam ini mulai menurun dibandingkan siang tadi.

Pantauan TribunJakarta.com, Pukul 20.30 WIB, ketinggian air di Jalan SD Inpres yang meliputi RW 02 dan RW 03 saat ini sekitar 1 meter, atau turun sekira 50 cm dibandingkan siang tadi.

Kendati demikian, aliran listrik di permukiman ini yang padam sejak Pukul 07.00 WIB pagi tadi hingga saat ini belum kembali menyala.

Alhasil, kondisi di lokasi gelap gulita.

Di lokasi ini, warga yang rumahnya dua lantai masih memilih bertahan di rumah mereka.

Sedangkan yang rumahnya hanya satu lantai terpaksa mengungsi ke sejumlah tempat seperti di masjid dan aula Kelurahan Rambutan.

Ada pula yang menginap di rumah kerabat mereka.

"Masih aman bertahan di atas (lantai dua rumah) yang penting stok makanan aman walau listrik masih belum nyala," ujar Harsiati (60) salah satu warga yang rumahnya terendam banjir, Rabu (1/1/2020).

Lantaran kondisi di permukiman ini gelap gulita, warga berinisiatif untuk berkumpul di depan akses masuk permukiman yang terendam banjir untuk mengantisipasi adanya oknum yang mengambil keuntungan dari musibah ini.

"Ya kumpul aja sekaligus jaga, takutnya ada yang iseng nyuri barang di rumah yang kosong, namanya gelap begini kan," ujar Aya (58) salah satu warga di RW 03 Rambutan.

Sebelumnya, Lurah Rambutan, Dwi Widiastuti mengatakan, total ada empat RW di wilayahnya yang terendam banjir yakni di RW 02, 03, 05 dan 06.

Dwi mengatakan akibat banjir di wilayahnya, sedikitnya ada 586 jiwa yang harus mengungsi di beberapa lokasi.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved