Awal Tahun 2020 Jakarta Dikepung Banjir

Berjualan Saat Banjir, Pedagang Roti Bakar 'Diserbu' Warga Kelurahan Jatipulo

Satu di antara pelanggan Masboy, Santi, mengatakan beruntung ada pedagang roti bakar ketika banjir mendatangi kampungnya.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Pedagang roti bakar, Masboy, diserbu warga, di Jalan Semangka 1 Dalam, kelurahan Jatipulo, Jakarta Barat, Rabu (1/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Pedagang roti bakar, Masboy, diserbu warga kelurahan Jatipulo yang hendak membeli dagangannya.

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi pukul 10.00 WIB, para pembeli roti bakar Masboy menggunakan payung lantaran rintik hujan masih turun.

Kendati begitu, Masboy secara sigap melayani pelanggannya tersebut.

"Ya banjir berkah ini namanya," kata Masboy kepada TribunJakarta.com, di Jalan Semangka 1 Dalam, kelurahan Jatipulo, Jakarta Barat, Rabu (1/1/2020).

Satu di antara pelanggan Masboy, Santi, mengatakan beruntung ada pedagang roti bakar seperti ini.

"Untung banget ada yang jualan roti bakar, banjir begini dikira enggak ada yang dagang," ucap Santi, di tempat dan waktu yang sama.

Terdampak Banjir, Empat Gerbang Tol Jakarta-Cikampek Ditutup

Kawasan Bintara Terendam Banjir, Jalan yang Menghubungkan Jakarta-Bekasi Terputus

Warga RW 09 kelurahan Jatipulo Banjir Sekira 40 Sentimeter

Pemukiman warga RT 17 RW 09 kelurahan Jatipulo kecamatan Palmerah Jakarta Barat kebanjiran, Rabu (1/1/2020).

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi pada pukul 09.31 WIB, ketinggian air mencapai sekira 40 sentimeter.

Anak-anak memanfaatkan banjir ini seolah kolam renang.

Menurut warga setempat, Siti Aminah (39), mengatakan guyuran hujan berlangsung sejak pagi, pukul 02.00 WIB.

"Dari pukul 02.00 WIB hujannya deras banget, sampai tidak bisa tidur," ucapnya kepada TribunJakarta.com, Rabu (1/1/2020).

Lebih lanjut, dia mengatakan rumahnya kemasukan air setinggi kira-kira dua (2) sentimeter.

"Semalam juga beres-beresin barang, rumah kan soalnya kemasukan air juga," ucapnya.

Akibatnya, warga setempat kesulitan beraktivitas.

"Bingung juga mau masak sarapan buat keluarga tidak bisa. Ingin jajan, tidak ada warung yang jualan," katanya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved