Awal Tahun 2020 Jakarta Dikepung Banjir

Menteri PUPR Sindir Anies Baswedan Terkait Normalisasi Sungai Ciliwung, Begini Pendapat Pakar UI

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan komentari pendapat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, terkait Banjir Jakarta.

TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, saat konferensi pers di area Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Rabu (1/1/2020). 

Lebih lanjut, Basuki menjelaskan kendala normalisasi sungai Ciliwung pasti ada.

Mulai dari dimensi sungai Ciliwungnya yang kurang lebar hingga berdekatan dengan pemukiman warga.

"Kalau lihat sekarang itu rumah bukan bantaran, tapi di palung sungai. Ini bukan hal yang mudah," kata Basuki.

Kendati begitu, Basuki meyakini mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini dapat persuasif terhadap warga bantaran Sungai Ciliwung.

"Ini keahlian beliau (Anies) untuk persuasif. Tanpa itu, pasti akan menghadapi kejadian berulang seperti ini," ucap Basuki.

"Nah, ini harus diskusikan dengan gubernur untuk diskusikan membuat program itu. Kesiapan kami, pompa-pompa yang dioperasikan oleh DKI sudah disiapkan dan pompa-pompa mobile juga sudah," sambungnya.

Anies Sebut Karena Faktor Hulu

Mendapat pernyataan normalisasi Sungai Ciliwung yang tidak dijalankan secara benar oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Anies kemudian berkomentar.

"Mohon maaf pak Menteri, saya harus berpandangan karena tadi bapak menyampaikan selama air dibiarkan dari kawasan selatan masuk ke Jakarta dan tidak ada pengendalian dari selatan," ucap Anies, di area Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Rabu (1/1/2020).

"Maka apapun yang kami kerjakan di kawasan pesisir termasuk di Jakarta, tidak akan bisa mengendalikan airnya," sambungnya.

Halaman
1234
Penulis: Suharno
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved