Awal Tahun 2020 Jakarta Dikepung Banjir

Tinjau Lokasi Banjir Jakarta, Ketua DPRD DKI Desak Pemprov Lakukan Normalisasi Sungai

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi meninjau lokasi Banjir Jakarta yang ada di Gunung Sahari Utara Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Tinjau Lokasi Banjir Jakarta, Ketua DPRD DKI Desak Pemprov Lakukan Normalisasi Sungai
TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADE LIANA
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi meninjau lokasi banjir di Sawah Besar, Jakarta Pusat. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, SAWAH BESAR - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi meninjau lokasi Banjir Jakarta yang ada di wilayah Gunung Sahari Utara Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat hari ini.

Sejumlah wilayah di Ibu Kota diketahui tergenang air akibat diguyur hujan deras sejak 1 Januari kemarin.

Prihatin dengan hal itu, Pasetyo pun mendesak Pemprov DKI Jakarta untuk segera melakukan upaya normalisasi sungai.

"Hari ini kita melihat sebuah keadaan kondisi Jakarta yang mendapat satu bencana banjir yang kebetulan terjadi di semua wilayah kota," kata Prasetyo di lokasi, Kamis (2/1/2019).

"Nah di sini harusnya bener-bener pemerintah daerah harus ada. Artinya, normalisasi ini harus dilaksanakan, harus ditindak lanjut, tidak bisa tertunda-tunda lagi," sambungnya.

Prasetyo, meminta kepada Pemprov DKI Jakarta agar lebih konsen dalam menangani masalah banjir di Jakarta.

Terlebih, saat ini hampir di seluruh wilayah Ibu Kota mengalami nasib serupa.

Ia pun juga menemukan salah satu pompa air di lokasi yang masih belum bekerja secara optimal.

"Nah saya tadi melihat di Gunung Sahari ada satu pompa yang kebetulan buat nyedot air, keluar itu," kata Pras.

"Artinya enggak siap. Padahal itu produk tahun 2019 bulan sebelas. nah hal seperti ini sebetulnya dipersiapkan," sambungnya.

Kendati begitu, Pras juga meminta kepada Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta agar lebih mempersiapkan diri ketika menyambut musim hujan seperti sekarang ini.

"Saya minta kepada eksekutif ke depan ini coba lebih konsen kepada dua masalah, yaitu banjir dan macet," bebernya.

"Itu masalahnya enggak ada lagi. Coba untuk Sumber Daya Air diperbesar kali di normalisasi atau apa yang disebut pak Gubernur dengan naturalisasi, saya enggak ngerti. Itu harus dilaksanakan tidak bisa tidak," lanjutnya.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved