TJI Apresiasi Inisiatif Mendagri untuk Mengganti Dokumen Kependudukan Warga yang Rusak

Reza Fahlevi, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Mendagri beserta jajarannya

TJI Apresiasi Inisiatif Mendagri untuk Mengganti Dokumen Kependudukan Warga yang Rusak
KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARI
Mendagri Tito Karnavian meluncurkan Anjungan Dukcapil Mandiri di Ancol Taman Impian, Jakarta Utara Senin (25/11/2019) malam 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Gebrakan dan inovasi terus dilakukan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Setiap kebijakan Mendagri selalu mengutamakan pelayanan yang terbaik bagi rakyat.

Terkini, Mendagri Tito Karnavian menginstruksikan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kementerian Dalam Negeri untuk memudahkan masyarakat yang dokumennya rusak akibat terdampak banjir.

Direktur Eksekutif The Jakarta Institute, Reza Fahlevi, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Mendagri beserta jajarannya atas kebijakan yang selalu menunjukkan keberpihakan kepada kepentingan masyarakat.

“Dampak bencana banjir di sejumlah daerah di Indonesia, khususnya Jabodetabek, banyak masyarakat yang menjadi korban harta benda. Berbagai dokumen kependudukannya rusak atau hilang hanyut terbawa banjir,” ujar Levi, Jumat (3/1/2020).

Levi, begitu ia disapa menyambut baik gerakan Mendagri tersebut yang sudah dilakukan sejumlah Dinas Dukcapil di beberapa daerah. Salah satunya Dinas Dukcapil Tangerang Selatan yang telah membantu warga yang terkena dampak pasca banjir.

Kunjungi Waduk Pluit, Presiden Jokowi Ingin Pastikan Peralatan Penanganan Banjir Berfungsi Optimal

"Surat Edaran Dirjen Dukcapil atas perintah Mendagri ke seluruh kepala daerah dan jajaran pemerintahan daerah di Provinsi, Kabupaten/Kota untuk memudahkan pengurusan dokumentasi kependudukan kepada para korban banjir harus direspon dan dijalankan dengan baik. Jangan bebankan lagi para korban banjir dengan urusan birokrasi yang ribet," papar Levi.

Levi menekankan hal tersebut melalui edaran surat dari Disdukcapil kepada kelurahan dan kecamatan untuk membantu masyarakat yang dokumennya rusak.

“Dokumen kependudukan dan pencatatan sipil seperti yang disampaikan Dirjen Dukcapil merupakan salah satu dokumen penting yang harus dijaga keberadaannya bahkan senantiasa berada dekat dengan sang pemilik. Penerbitan dokumen kependudukan menjadi wujud pengakuan dan perlindungan negara terhadap status kependudukan setiap orang melalui pencatatan peristiwa penting dan peristiwa kependudukan," imbuhnya.

Levi sekali lagi angkat topi dan mendukung penuh atas inisiatif Mendagri yang sudah memerintahkan Dirjen Dukcapil dan jajarannya di seluruh Indonesia, terutama para Suku Dinas Dukcapil di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten agar mendata dan mengganti dokumen yang hilang rusak dengan gratis.

Sebelumnya dikatakan Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh, di Jakarta, Jumat, 3 Januari 2019 yang mengimbau warga agar tidak perlu khawatir karena blanko yang tersedia cukup untuk pencetakan ulang.

"Masyarakat jangan ragu, Kemendagri sudah menjamin jajarannya dari pusat akan memberikan pendampingan seperti biasanya. Untuk masyarakat yang dokumen kependudukannya rusak atau hanyut segera dilakukan pengurusan mulai hari ini atau setelah banjir surut," ujar Zudan.

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved