Banjir di Tangerang
VIRAL di Medsos Pejabat di Tangerang Marahi Relawan Banjir yang Bertugas karena Alasan Sepele
seorang Camat Ciledug yang memarahi seorang relawan yang sedang mendata korban banjir yang belum dievakuasi dan mendapatkan bantuan.
Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda
TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Belakangan ini media sosial digaduhkan dengan video pejabat Tangerang yang memarahi seorang relawan banjir di kawasan Wisma Tajur, Ciledug, Kota Tangerang.
Video yang ramai di Instagram dan Twitter tersebut memperlihatkan pejabat seorang Camat Ciledug yang memarahi seorang relawan yang sedang mendata korban banjir yang belum dievakuasi dan mendapatkan bantuan.
Kejaduan terjadi diketahui pada hari kedua banjir yang melanda kawasan tersebut pada Kamis (4/1/2020).
Cekcok pun langsung terjadi antar keduanya bahkan sang Camat tampak membentak sambil menunjuk ke arah relawan yang diketahui bernama Raja.
Dari informasi yang didapatkan, pria bernama Raja tersebut sedang mendata warga Wisma Tajur yang terdampak banjir namum belum mendapatkan bantuan dan evakuasi.
Walau bukan warga Wisma Tajur, mertua Raja diketahui tinggal di sana dan menjadi korban banjir.
"Siapa kamu? Datang malah ngatur-ngatur!," kata Camat Ciledug Syarifudin yang terekam dalam video amatir tersebut.
Terpantau, pemuda yang menggunakan baju berwarna merah muda tersebut hanya membisu tanpa membalas sepatah kata pun.
Bibirnya bak terkunci amarah Syarifudin saat itu.
"Ini pak lurah di sini, semua perangkat pemerintah semua sudah di sini basah-basahan dari kemarin. Kamu siapa? Datang-datang bawa data doang enggak bawa alat bantuan," marah Syarifudin.
Ribut antar keduanya pun dipisahkan oleh petugas kepolisian dan warga sekitar yang terekam dalam video berdurasi 39 detik.
Dari surat yang beredar, Camat Ciledug Syarifudin meminta maaf atas miskomunikasi yang terjadi di lapangan, saat proses penanganan banjir.
"Saya meminta maaf atas miskomunikasi tersebut. Saat itu, dengan segala keterbatasan, tim sedang fokus mendistribusikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir, yang tidak hanya terjadi di Tajur. Kami menyampaikan banyak terimakasih kepada warga, relawan, masyarakat dalam membantu penanganan banjir di wilayah kami," tulis Syarifudin dalam keterangannya, Sabtu (4/1/2020).

Ia pun menuturkan rasa terimakasihnya, kepada seluruh personil lapangan, relawan, jajaran TNI, Polri dan pihak-pihak lainnya yang tidak bisa disebutkan satu per satu.
Terlebih, bagi mereka yang telah mengulurkan bantuannya kepada seluruh warga Kota Tangerang.
"Kita berdoa dan kembali menyatukan barisan, untuk membantu seluruh korban banjir. Serta, mempercepat proses pemulihan kondisi Kota Tangerang, sama-sama kita memberikan yang terbaik untuk warga Kota Tangerang," katanya. (*)