Banjir di Bekasi
Rumah Sakit Islam Subki Abdul Kadir Lumpuh Usai Terendam Banjir 2 Meter
Pada halaman rumah sakit, nampak barang-barang dan juga fasilitas rumah sakit terendam banjir seperti kursi, lemari, buku-buku, kursi
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Rumah Sakit Islam Subki Abdul Kadir (Bani Saleh) di Jalan RA. Kartini, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi lumpuh total usai direndam banjir hampir setinggi 2 meter.
Pantauan TribunJakarta.com, aktivitas pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut tidak beroperasi, hanya ada sejumlah karyawan yang tengah sibuk melakukan kegiatan bersih-bersih sisa banjir yang melanda sejak, Rabu, (1/1/2020) lalu.
Pada halaman rumah sakit, nampak barang-barang dan juga fasilitas rumah sakit terendam banjir seperti kursi, lemari, buku-buku, kursi dan masih banyak lagi.
Ruang tempat poli umum di rumah sakit juga nampak kosong, seluruh perlengkapan sudah dikeluarkan dan dibersihkan dari sisa lumpur yang menempel.
Usman, petugas keamanan rumah sakit mengatakan, sejauh ini, aktivitas untuk layanan kesehatan ditiadakan.
"Kosong enggak ada apa-apa udah, udah kerendam semua, pasien juga udah kosong pas banjir kemarinkan hari pertama langsung dievakuasi," kata Usman.
Seluruh alat-alat medis di rumah sakit turut terendam banjir, obat-obatan yang berada di apotek juga habis tidak ada yang sempat diselamatkan.
"Semua alat-alat kerendam yang di lantai satu ya, ada yang rusak, ada yang belum di cek masih berfungsi apa enggak," ujarnya.
Kontur geografis Rumah Sakit Islam Subki Abdul Kadir merupakan titik terendah dari di sepanjang Jalan RA. Kartini. Usman mengatakan, banjir baru benar-benar surut pada Jumat, (3/1/2020).
"Di sini soalnya titik terendah, jadi agak lama surutnya, cuma pas kejadian emang air cepat banget naik, enggak ada yang sempet diselamatkan," paparnya.
Adapun saat banjir melanda, terdapat tiga orang pasien yang sedang di rawat inap. Beruntung, ketiganya berhasil diselamatkan ke lantai dua rumah sakit untuk selanjutnya langsung dievakuasi keluar.
• Nekat Terobos Jalan Berlumpur, Dahi Angkie Yudistia Berkerut Lihat Kondisi Pilu Korban Longsor Bogor
• Kerja Bakti di Kelurahan Makasar, Anies Diteriaki: Gubernur Rasa Presiden
"Di sini kan emang cuma ada rawat inap IGD sama Poli Klinik aja, ruang rawat inap ada 15 ruangan," jelasnya.
"Untung pas kejadian pasien banyak yang udah pada pulang, coba kalau lagi banyak, agak sulit juga banjirnya enggak disangka-sangka," tambahnya.
Kejadian banjir di Rumah Sakit Islam Subki Abdul Kadir merupakan yang kesekian kalinya. Tapi menurut Usman, tahun ini merupakan yang terparah dari yang sebelumnya.
Pemulihan pasca-banjir juga menurut dia belum bisa dipastikan kapan akan selesai. Jika berkaca pada banjir sebelumnya, rumah sakit baru bisa beroperasi lagi dua pekan setelah diterjang banjir.
"Kalau sebelumnya bisa dua minggu baru beroperasi lagi, kalau sekarang belum tahu ini, tadi aja ada pasien mau berobat pulang lagi, orang kita kan tutup dulu abis banjir ini," tegas dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/kondisi-rumah-sakit-islam-subki-512020.jpg)