Gedung 4 Lantai Ambruk

Dokter RSUD Tarakan Jelaskan Luka Dua Korban Ruko Ambruk di Jakarta Barat

"Kalau untuk F didapatkan luka memar dan luka jahit sebanyak tiga jahitan pada bagian lengan," jelas Opy, sapaannya.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Aji

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Kepala Bidang Pelayanan Medik Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan, Opy Dyah Paramita, menuturkan luka yang dialami dua korban ambruknya rumah toko di kawasan Jakarta Barat.

Dua korban berinisial F (26 tahun) dan I (37 tahun) yang kini sedang berada di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Tarakan, Jakarta Pusat.

"Kalau untuk F didapatkan luka memar dan luka jahit sebanyak tiga jahitan pada bagian lengan," jelas Opy.

Sementara I, sambungnya, mengalami luka fraktur atau keretakan pada tulang lengan kanan.

"I didapatkan adanya fraktur di lengan kanan dan dislokasi bahu," ucap Opy.

Kini, kedua korban masih melakukan penanganan intensif di ruang IGD.

"Penanganan saat ini sedang ditangani oleh dokter IGD kami," ujar Opy.

"Sudah dilakukan tindakan infus, pereda nyeri, dan dilakukan pemeriksaan penunjang seperti foto rontgen, dan lain-lain," lanjutnya.

Rencananya, dua korban tersebut akan menjalani rawat inap.

"Rencana dua-duanya akan masuk ruang rawat inap," ucap Opy.

Kendati begitu, Opy belum dapat memastikan berapa lama mereka akan dirawat inap.

"Nanti kami akan lihat dari kondisi pasiennya juga. Nanti dilihat perkembangannya," ucap Opy.

Lebih lanjut, dia mengatakan kesadaran F dan I masih sadar.

"Kesadaran dua-duanya sadar. Saat ini masih penanganan dokter IGD kami. Namun, tata laksana gawat daruratnya tetap dilanjutkan," ucap Opy.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved