Gedung 4 Lantai Ambruk

Menahan Sakit dan Gemetar, Korban Gedung Ambruk di Palmerah Kabari Sang Kakak Via Telepon

Muhamad Iqbal warga Cipulir Kebayoran Lama Jakarta Selatan, menjadi korban gedung ambruk di Jalan Brigjen Katamso Slipi Palmerah Jakarta Barat.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN LAMA - Muhamad Iqbal, warga Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, menjadi korban dari gedung ambruk di Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Palmerah Jakarta Barat.

Bibi korban, Suryati (56), mengatakan bahwa Iqbal mengalami patah tulang di lengan kanannya.

"Kabar terakhir yang saya terima dia patah tulang di tangan kanan," kata Suryati saat ditemui di kediamannya di Jalan Kebon Mangga IV, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (6/1/2020).

Sesaat setelah tertimpa reruntuhan gedung empat lantai, Iqbal ternyata masih sempat mengabari kakak pertamanya, Muhamad Jarjas.

Pria berusia 37 tahun itu menghubungi Jarjas lewat sambungan telepon.

"Pukul 08.30 dia kasih kabar. Dia bilang, 'bang, tolongin gue. Gue kena gedung roboh'. Suaranya gemetaran, abangnya juga panik," ujarnya.

Selain itu, lanjut Suryati, Iqbal juga meminta tolong kakaknya untuk memberi kabar kepada sang istri, Novi.

"Kabarin bini gue juga, tolong," kata Suryati menirukan suara Iqbal.

Gedung empat lantai di Jalan Brigjen Katamso ambruk sekitar pukul 08.30. Gedung tersebut disewa Alfamart.

Lantai satu digunakan untuk toko, sedangkan lantai dua dan tiga sebagai mess karyawan dan gudang. Adapun lantai empat tak digunakan.

Sedikitnya terdapat 11 orang yang menjadi korban luka pada insiden ini.

Selain Iqbal, dua korban yang telah diketahui identitasnya yaitu Febriani (27) dan Ervan Juliansyah (52).

Ketiganya masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Tarakan, Jakarta Pusat.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved