Pemerintah Buka Peluang Investasi Untuk Negara Lain, Luhut : Jangan Bilang China-China Melulu

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa Indonesia tetap membuka peluang kepada negara lain

Pemerintah Buka Peluang Investasi Untuk Negara Lain, Luhut : Jangan Bilang China-China Melulu
TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADE LIANA
Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan beri tanggapan mengenai dukungan anggota purnawirawan kopasus terhadap Prabowo Subianto beberapa waktu lalu saat hadir di acara pelaksanaan Konsultasi Nasional HKBP 2018 di Sopo Marpingkir-Pulo Gebang, Jakarta Timur Selasa (10/7/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana akan menjemput investasi ke Uni Emirat Arab ( UEA) pada 11 Januari 2020.

Nantinya, ada nilai investasi sebesar 20 miliar dollar AS yang akan masuk ke Indonesia.

Ini sebagai tindak lanjut akan pertemuan Indonesia pada bulan lalu.

Terkait hal itu, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa Indonesia tetap membuka peluang kepada negara lain untuk dapat berinvestasi di Indonesia.

Hal ini menepis tudingan bahwa Indonesia tidak hanya mengandalkan investasi dari China.

"Jadi jangan bilang China-China melulu. Jadi jangan tuduh kita pro China saja. Kita siapa saja yang mau asal memenuhi lima syarat kriteria," ujar Luhut saat ditemui di kantornya, Jakarta, Senin (6/1/2020).

Investasi tersebut nantinya akan disalurkan ke energi dan gas, termasuk ke PT Pertamina (Persero).

Selain itu, Masjid Agung di Solo juga akan mendapatkan gelontoran 40 juta dollar AS sebagai bentuk hadiah Putra Mahkota UEA.

"Kebanyakan untuk oil and gas, sampai petrochemical. Yang lainnya kecil, pertanian kecil, pendidikan kecil, yang besar itu oil, gas, and chemical," ujarnya.

Pembangunan ibu kota negara baru juga dimasukkan dalam pembahasan investasi dengan UEA.

Halaman
12
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved