Remaja Tewas Dikeroyok

Polisi Selidiki Asal-usul Senjata Tajam dan Stik Golf yang Dibawa Pelaku Pengeroyokan di Mampang

Tiga dari empat tersangka membawa senjata tajam saat mengeroyok Muhammad Tabah Caesar Suganda di Jalan Bangka II, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan

Polisi Selidiki Asal-usul Senjata Tajam dan Stik Golf yang Dibawa Pelaku Pengeroyokan di Mampang
TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Para tersangka pengeroyokan yang menyebabkan korbannya meninggal dunia di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Selasa (7/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Andi Sinjaya Ghalib mengatakan pihaknya masih menyelidiki asal usul senjata tajam dan stik golf yang digunakan empat pelaku pengeroyokan terhadap pelajar di Mampang Prapatan.

"Akan kita pastikan dan kita dalami asal usul senjata tajam ini yang digunakan saat pengeroyokan," kata Andi di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Selasa (7/1/2020).

Tiga dari empat tersangka membawa senjata tajam saat mengeroyok Muhammad Tabah Caesar Suganda di Jalan Bangka II, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (5/1/2020) dini hari.

Mereka adalah RNG (17), RA (14), dan MRH. Sedangkan, tersangka FFR (18) membekali diri dengan stik golf.

Tersangka RNG, jelas Andi, berperan membawa arit buatan atau corbek. Ia lalu membacok korban di bagian kaki kiri.

"Yang kedua RA, ini juga masih di bawah umur ya. Dia membawa celurit dan membacok korban pada bagian punggung sebelah kiri," tuturnya.

Berikutnya adalah FFR, satu-satunya tersangka yang masuk dalam kategori dewasa.

Andi menjelaskan, FFR membawa stik golf dan memukul lutut kanan korban sebanyak satu kali.

"Terakhir MRH membawa arit buatan dan membacok pada bagian bawah ketiak kiri sehingga korban mengalami pendarahan cukup serius dan meninggal dunia," kata dia.

Halaman
123
Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved