Remaja Tewas Dikeroyok

Satu dari 4 Pelaku Pengeroyokan di Mampang Mengenal Korbannya yang Dibacok Hingga Tewas

Dia adalah MRH, pelajar berusia 17 tahun. Tempat tinggal MRH berdekatan dengan korban, yakni di Jalan Bangka II, Mampang Prapatan

TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Andi Sinjaya (kedua dari kiri) menunjukkan barang bukti senjata tajam di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Selasa (7/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Satu dari empat tersangka pengeroyokan di Mampang Prapatan ternyata mengenal korbannya bernama Muhammad Tabah Caesar Suganda (15).

Dia adalah MRH, pelajar berusia 17 tahun. Tempat tinggal MRH berdekatan dengan korban, yakni di Jalan Bangka II, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

"Saudara MRH mengenal korban, tapi hanya kenal begitu saja karena sering berpapasan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Andi Sinjaya Ghalib, Selasa (7/1/2020).

MRH bahkan termasuk orang yang melakukan pembacokan terhadap Tabah.

"MRH membawa arit buatan atau corbek. Dia membacok pada bagian di bawah ketiak kiri," ujar Andi.

Akibatnya, korban mengalami luka serius hingga meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan empat tersangka. Selain MRH, tiga lainnya adalah RA (14), RNG (17), dan FFR (18).

Kasus pengeroyokan yang menyebabkan pelajar berusia 15 tahun meninggal dunia ternyata memiliki motif balas dendam.

Sehari sebelum pengeroyokan, seseorang dari lingkungan tempat tinggal korban melemparkan petasan ke wilayah para tersangka.

Halaman
12
Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved