Breaking News:

Banjir di Tangerang

Ramalan Cuaca Ekstrem di Akhir Pekan, Pemerintah Kota Tangerang Mulai Cemas

BMKG meramalkan wilayah Jabodetabek akan kembali diguyur hujan lebat pada tanggal 9 sampai 12 Januari 2020.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Erik Sinaga
Kompas Travel
Ilustrasi Hujan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang mengaku cemas bin was-was menghadapi ramalan cuaca ekstrem yang diperkirakan akan terjadi besok hingga akhir pekan.

Sebab, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meramalkan wilayah Jabodetabek akan kembali diguyur hujan lebat pada tanggal 9 sampai 12 Januari 2020.

Cemas karena menurut Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Decky Priambodo mengatakan kalau banjir yang melanda Kota Tangerang karena limpasan air dari sungai dan kali.

"Sebenarnya khawatir banjir karena diprediksi akan hujan lebat lagi dan sudah diwarning. Karena hujan lebat dua jam saja sudah keluar limpasan airnya," ujar Decky di kawasan Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (8/1/2020).

Sebanyak 294 titik banjir pada awal tahun baru 2020 diakibatkan karena kali, situ, dan sungai tak mampu menampung tingginya debit air di Kota Tangerang.

Bahkan, sejumlah tanggul pun jebol akibat meluapnya air seperti yang terjadi Ciledug Indah, Tajur, dan Cipondoh.

"Kami berharap supaya curah hujan tidak seperti kemarin lagi. Kalau hujan kecil masih bisa Pemda tanggulai lah," kata Decky.

Pascabanjir, Pemkot Tangerang telah berupaya mengantisipasi banjir susulan.

Ia mengaku pihaknya telah menerjunkan tim untuk memperbaiki sejumlah tanggul yang jebol.

Namun, kata Decky, perbaikan tanggul yang jebol masih berdasarkan kemampuan Pemerintahan Kota Tangerang.

"Ada empat titik yang jebol baru kita tangani karena skalanya kecil. Kalau yang darurat besar kita tutup dulu pakai pasir yang penting air nggak masuk lagi," pungkasnya.

Sementara, Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman mengatakan kalau jajarannya sudah mengevaluasi soal penanganan pra dan pascabanjir.

Anak Ayu Azhari Ditangkap Polisi Karena Jual Senjata Api ke Pengemudi Lamborghini

Pembunuhan Hakim Jamaluddin: Para Pelaku Gunakan Alat Komunikasi canggih, Identitas 2 Eksekutor

Dua Penjambret Ponsel Milik Siswa SD di Tangerang Cium Tangan Ayah Korbannya

Mulai dari persiapan alat evakuasi seperti perahu, tali tambang, penambahan personel, juga penambahan pelampung dan lainnya.

"Sekarang semua akan kita persiapkan seperti perahu sudah mulai disimpan di kantor kelurahan dan kecamatan yang rentan terjadi banjir lagi. Personel ditambah dan diperkuat," ujar Herman.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved