Dampak Jalur Alternatif Menuju Stasiun MRT Haji Nawi: Jalan Permukiman Ramai, Pemilik Kost Terbantu

Warga Cipete Selatan, Neno (54) mengatakan jalan di depan rumahnya menjadi ramai semenjak dibuat penunjuk jalan menuju Stasiun MRT Haji Nawi.

Dampak Jalur Alternatif Menuju Stasiun MRT Haji Nawi: Jalan Permukiman Ramai, Pemilik Kost Terbantu
TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Empat garis penunjuk jalan di Gang Timbul yang membelah RT 003 RW 005 dengan RT 004 RW 005, Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan pada Kamis (9/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Warga RT 004 RT 005, Cipete Selatan, Neno (54) mengatakan jalan di depan rumahnya menjadi ramai semenjak dibuat penunjuk jalan menuju Stasiun MRT Haji Nawi.

Sebelumnya, permukimannya jarang dilalui oleh orang luar.

"Semenjak ada Stasiun dan jalur alternatif ini sekitaran rumah saya jadi ramai," ujarnya kepada TribunJakarta.com di lokasi pada Kamis (9/1/2020).

Samsinah (70) warga lainnya juga mengatakan pendapat senada.

"Saya di sini dari lahir, dan merasakan perbedaannya," tambahnya.

Ramainya pejalan kaki yang melintas berlangsung saat jam pergi dan pulang kantor.

Neno menambahkan kebanyakan warga yang berusia lanjut merasa terganggu dengan keramaian.

"Warga yang tua-tua suka mengeluh, jadi ramai," katanya.

Merasa Terbantu

Warga RT 004 RW 005 Cipete Selatan, Neno saat ditemui TribunJakarta.com pada Kamis (9/1/2020).
Warga RT 004 RW 005 Cipete Selatan, Neno saat ditemui TribunJakarta.com pada Kamis (9/1/2020). (TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas)
Halaman
1234
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved