Dugaan PHK Sepihak Karyawan PT. Jalan Tol Lingkarluar Jakarta, Kuasa Hukum Perusahaan Buka Suara

Sejumlah massa dari berbagai serikat pekerja menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor operasional PT. JLJ atau Tol JORR di Jatiasih, Kota Bekasi.

Dugaan PHK Sepihak Karyawan PT. Jalan Tol Lingkarluar Jakarta, Kuasa Hukum Perusahaan Buka Suara
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Jhon Girsang saat dijumpai di Kantor JLJ Jatiasih Kota Bekasi, Kamis (9/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, JATIASIH - Sejumlah massa dari berbagai serikat pekerja menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor operasional PT. Jalan Tol Lingkarluar Jakarta (JLJ) atau Tol JORR di Jatiasih, Kota Bekasi, Kamis (9/1/2020).

Aksi unjuk rasa ini menuntut kejelasan pemutusan hubungan kerja (PHK) seorang pegawai bernama Mirah Sumirat pada April 2019 lalu.

Mirah bahkan mengklaim manajemen perusahaan tidak pernah memberikan ruang diskusi terlebih dahulu.

Bahkan, tidak ada proses surat peringatan ketiga (SP3) sebelum diberhentika.

Menanggapi hal itu, Jhon Girsang selaku kuasa hukum perusahaan, mengatakan proses penghentian hubungan kerja sudah melalui tahapan dan prosedur yang berlaku.

"Faktanya adalah surat peringatan ke-1,ke-2, ke-3 sudah diberikan kepada yang bersangkutan, bahkan diberikan kepada atasannya langsung dan bahwa dia menolak surat itu, itu hak nya dia, sudah diketahui dan dikirimkan juga ke alamat rumah pribadinya," kata Girsang.

Menurut Girsang, PHK karyawan atas nama Mirah Sumirat dilakukan atas dasar perlakuannya sendiri. Dia kerap mangkir dari tanggung jawab pekerjaan yang sudah tidak bisa ditolerir.

Warga Keluhkan Distrubusi Bantuan Korban Banjir di Bekasi Berbelit-belit

Simak Tips Mahasiswa yang Ingin Berbisnis Tapi Tak Punya Modal

"Dia itu adalah mantan karyawan yang sudah di PHK atas perlakuannya sendiri, setelah SP1, SP2, SP3, sehingga dengan demikian setelah melakukan pelanggaran apalagi setelah SP3. Bagaimana dengan hak nya, semua sudah dibayarkan oleh perusahaan," tegas dia.

Sekedar informasi, Mirah Sumirat merupakan aktivis buruh yang dikenal kerap membantu buruh di Indonesia memperjuangkan hak-haknya.

Dia juga diketahui sebagai menjabat Presiden Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia sekaligus ketua Serikat Karyawan Jalan Tol Lingkaranluar (SKJLJ) sebelum diberhentikan dari perusahaan.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved