Sisi Lain Metropolitan

Pantang Menyerah, Kisah Bibiw Sedang Hamil Tetap Mengamen Demi Bantu Suami dan Beli Susu

Meskipun usianya masih muda, Bibiw, sudah bekerja sebagai pengamen di daerah Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat. Mengamen demi beli susu.

Pantang Menyerah, Kisah Bibiw Sedang Hamil Tetap Mengamen Demi Bantu Suami dan Beli Susu
Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Bibiw, masih tetap mengamen dikala usia kandungan menginjak 6 bulan saat ditemui dikawasan Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (9/1/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK GEDE - Kerasnya hidup di Ibu Kota, membuat seseorang harus berupaya gigih dan bekerja keras serta tak pantang menyerah.

Hal itu juga yang dilakukan oleh Sutrini (21). Meskipun usianya masih muda, Bibiw, sapaannya sudah bekerja sebagai pengamen di daerah Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat.

Berawal dari merasa kehidupannya banyak mendapat kekangan dari orang tua, Bibiw memilih untuk pergi dari rumahnya dan mengikuti jejak salah seorang rekannya.

Kala itu, ia yang baru sebulan lulus Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dituntut untuk segera bekerja.

Sementara, rezeki pekerjaan belum berpihak padanya.

"Lelah lah berantem gitu dan memang merasa terkekang, akhirnya saya pergi dari rumah. Sebulan dua bulan saya enggak pulang-pulang dan di bawa teman nongkrong," katanya kepada TribunJakarta.com, Kamis (9/1/2020).

Mulai dari tongkrongan itulah, Bibiw menuturkan mulai mempelajari cara bermain ukulele dan teknik bernyanyi.

Akhirnya, dalam waktu kurang dari seminggu, Bibiw sudah bekerja sebagai pengamen.

Bibiw, masih tetap mengamen dikala usia kandungan menginjak 6 bulan saat ditemui dikawasan Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (9/1/2020)
Bibiw, masih tetap mengamen dikala usia kandungan menginjak 6 bulan saat ditemui dikawasan Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (9/1/2020) (Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina)

Selama berbulan-bulan, bungsu dari 3 bersaudara ini hidup mandiri.

Halaman
1234
Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved