Breaking News:

Update Kasus Sopir Lamborghini

Buru Pemasok Senpi ke Koboi Lamborghini, Polres Jakarta Selatan Libatkan Polda Metro dan Bareskrim

"Kami libatkan Polda Metro Jaya dan Bareskrim untuk mencari pelaku ini," kata Bastoni saat ditemui di Mapolrestro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru.

TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Bastoni Purnama saat ditemui di Mapolrestro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jumat (10/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Polres Metro Jakarta Selatan bakal melibatkan Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri untuk mencari keberadaan M, pemasok senjata api ilegal ke pengemudi Lamborghi, Abdul Malik.

Hal itu dikatakan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Bastoni Purnama, Jumat (10/1/2020).

"Kami libatkan Polda Metro Jaya dan Bareskrim untuk mencari pelaku ini," kata Bastoni saat ditemui di Mapolrestro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru.

Saat ini, lanjut dia, polisi juga telah mencekal M untuk berpergian ke luar negeri.

"Kami bekerja sama dengan Imigrasi untuk pencekalan, dan sudah dibuat DPO (daftar pencarian orang)," ujarnya.

M diduga menjual tujuh pucuk senjata api ilegal kepada Abdul Malik.

Transaksi jual beli dilakukan melalui tiga orang perantara, yakni Yunarko, Muhammad Setiawan Arifin, dan Axel Djody Gondokusumo.

Nama terakhir merupakan putra dari artis Ayu Azhari. Axel mendapatkan upah sebesar Rp 9 juta dari penjualan dua senjata api, yaitu tipe M16 dan M4.

Abdul Malik ketahuan memiliki senjata api ilegal setelah polisi menggeledah rumah mewahnya di kawasan Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Halaman
1234
Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved