Disperkimta Tangsel Cuma Fokus Listrik, PJU dan Mobil Jenazah Saat Penanggulangan Banjir

Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) Tangerang Selatan (Tangsel) fokus 3 hal penanganan banjir.

Disperkimta Tangsel Cuma Fokus Listrik, PJU dan Mobil Jenazah Saat Penanggulangan Banjir
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) Tangerang Selatan (Tangsel), Ade Suprizal, selepas rapat terkait penanggulangan bencana dengan Pimpinan DPRD di Kantor DPRD Tangsel, Jalan Raya Puspiptek, Setu, Kamis (9/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SETU - Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) Tangerang Selatan (Tangsel), Ade Suprizal, mengatakan, hanya fokus terhadap tiga hal saat proses penanggulangan banjir melanda Tangsel.

Tiga hal itu adalah pemadaman listrik, memastikan lampu penerangan jalan umum (PJU) menyala dan kesiapan mobil jenazah.

"Kalau kita lebih ke kesiapan kalau nanti banjir harus ada pemadaman, koordinasi dengan PLN, terus misalnya ada PJU yang mati, siapin armada PJU, terus siapkan mobil-mobil jenazah siapkan kalau ada kejadian tak terduga," ujar Ade selepas rapat terkait penanggulangan bencana dengan Pimpinan DPRD di Kantor DPRD Tangsel, Jalan Raya Puspiptek, Setu, Kamis (9/1/2020).

Saat ditanya jumlah rumah dan fasilitas umum yang rusak akibat banjir awal tahun 2020 lalu, Ade malah melemparkannya ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

"BPBD yang lebih tahu," jelasnya.

Ade menambahkan, "Saya cuma fokus ke itu tadi, kesiapan PJUnya, kesiapan listriknya, kesiapan mobol jenazahnya."

Terkait antisipasi bencana ke depannya, Kepala Dinas yang baru nenjabat itu, mengatakan, akan melakukan pemetaan terhadap perumahan yang terdapat titik rawan bencana.

Setelah pemetaan, pihaknya akan menentukan tindakan yang akan diambil terkait wilayah rawan bencana itu.

"Yang jelas kita ke depan mau pemetaan, mana sih perumahan yang memiliki daerah rawan bencana. Mungkin nanti ke depan penanganan bencana treatmentnya seperti apa, gitu kan," jelasnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved