Breaking News:

Peran Anak Artis di Kasus Senjata Ilegal

Polisi Butuh 2 Hari Untuk Buka Brankas Berisi Senjata Api Ilegal Milik Koboi Lamborghini

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Bastoni Purnama akui anggotanya kesulitan membuka brankas milik pengemudi Lamborghini, Abdul Malik.

TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Sejumlah senjata api beserta amunisi ilegal milik Abdul Malik di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (8/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Bastoni Purnama mengakui anggotanya sempat kesulitan saat membuka brankas milik pengemudi Lamborghini, Abdul Malik.

Bahkan, ia mengatakan, butuh dua hari untuk membuka brankas yang berisikan senjata api ilegal.

"Akhirnya kita bor, dua hari baru terbuka brankas itu," kata Bastoni saat ditemui di Mapolres Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Kamis (9/1/2020).

Polisi mengetahui terdapat brankas berisi senjata setelah mengecek pesan di ponsel Abdul Malik.

"Kita tanya ke AM dia nggak ngaku. Akhirnya kita geledah rumahnya," ujar Bastoni.

Hasilnya, polisi menemukan tujuh senjata api berbagai tipe yang seluruhnya tidak memiliki izin.

Beberapa senjata yang ditemukan adalah tipe M16, M4, shotgun glock, dan G2 elite.

"Kita juga temukan cukup banyak amunisi dan granat aktif," jelas Bastoni.

Senjata, granat, dan amunisi itu didapatkan Abdul Malik dari seseorang berinisial M.

Transaksi jual beli dilakukan melalui perantara, yaitu anak Ayu Azhari, Axel Djody Gondokusumo.

Axel tidak sendiri. Ia dibantu dua rekannya yang lebih mengerti soal senjata, yakni Yunarko dan Muhammad Setiawan Arifin.

Ketiganya kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved