Praktisi Kesehatan Jelaskan 3 Aspek Dampak yang Dirasakan Korban Kekerasan Seksual

Para korban kekerasan seksual cenderung memiliki kesehatan fisik yang lebih buruk.

Praktisi Kesehatan Jelaskan 3 Aspek Dampak yang Dirasakan Korban Kekerasan Seksual
Istimewa
Ilustrasi kekerasan seksual 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, SENEN - Perilaku kekerasan seksual, tergolong dalam tindakan yang menyimpang. 

Setiap tindakan, ucapan ataupun perbuatan, yang dilakukan seseorang untuk melakukan kegiatan seksual tanpa adanya persetujuan, merupakan contoh dari tindakan kekerasan seksual.

Adapun bentuk-bentuk kekerasan seksual tersebut bisa terjadi dengan beberapa cara. Mulai dari pemerkosaan, pemaksaan perkawinan, pelecehan seksual, prositusi paksa, hingga eksploitasi seksual.

Namun tahukah kamu apa dampak buruk yang dialami sebagai korban kekerasan seksual?

"Ketika seseorang menjadi korban kekerasan seksual, sederhananya bisa dilihat dampaknya dari tiga aspek. Fisik, psikiatriknya, hingga kehidupan sosialnya," kata Dokter spesialis kejiwaan dr. Gina Anindyajati, SpKJ, Jumat (10/1/2020).

Dalam seminar Waspadai Kekerasan Seksual yang digelar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia sore ini, ia menjabarkan setidaknya ada tiga aspek dampak yang bisa terjadi terhadap korban kekerasan seksual.

Mulai dari fisik, psikiatrik, hingga aspek sosial.

Para korban kekerasan seksual cenderung memiliki kesehatan fisik yang lebih buruk.

"Akibat mendapat paksaan, dia merasakan nyeri kronis, penyakit kronis, hingga lebih sering mengunjungi dokter. atau mengalami masalah seksual, misalnya nyeri saat bersanggama, atau vaginismus pada wanita," kata dr. Gina.

Halaman
1234
Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved