Reynhard Sinaga Pakai Obat GHB Lumpuhkan Korbannya, Ini Kata Praktisi Kesehatan

Mengenal GHB yang dipakai Reynhard Sinaga untuk membius korbannya. Apa efeknya bagi pengguna.

Reynhard Sinaga Pakai Obat GHB Lumpuhkan Korbannya, Ini Kata Praktisi Kesehatan
Greater Manchester Police via BBC/Kompas
Reynhard Sinaga 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, SENEN - Pria asal Indonesia Reynhard Sinaga dihukum seumur hidup oleh Pengadilan Manchester di Inggris karena terlibat kasus pemerkosaan.

Ia terlibat 159 kasus pemerkosaan dan serangan seksual terhadap 48 korban pria dalam rentang waktu dua setengah tahun sejak 1 Januari 2015 sampai 2 Juni 2017.

Dilansir dari berbagai pemberitaan, Kepolisian Manchester mengungkapkan bahwa Reynhard mengajak korbannya setelah mabuk kemudian memasukkan obat yang dicurigai adalah GHB (gamma-hydroxybutyrate) hingga membuat sang korban tak sadar selama berjam-jam.

Lalu apa kata praktisi kesehatan mengenai obat GHB ini?

"Obat itu membuat orang tersebut (korban) menjadi tertidur hingga memberikan efek relaksasi. Termaksud juga pada dubur," ujar dr. Ari Fahrial Syam dari Devisi Gastroenterologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM, Jumat (10/1/2020).

GHB atau gamma-hydroxybutyrate adalah zat psikoaktif yang menyerang saraf (neurotransmitter).

Efeknya sama seperti ketika orang minum alkohol.

Mulai dari kehilangan kesadaran, hingga efek relaksasi yang berlebihan.

"Karena terlalu rileks dubur pun menjadi longgar sehingga mudah sekali untuk dimasuki. Pada beberapa kasus memang obat bius jenis ini membuat efek relaksasi yang berlebihan. Itulah kenapa sering ada persoalan seseorang yang mabuk, teler, dan tidak bisa mengontrol BAB, hingga keluar lah (kotoran) begitu saja," kata dia.

Halaman
12
Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved