Sampah Menggunung di TPA Rawa Kucing, Pemkot Tangerang Tetap Tampung Sisa Banjir

Penumpukan sampah tersebut menyusul banyaknya sisa banjir yang menumpuk di 13 kecamatan terutama sampah rumah tangga

Sampah Menggunung di TPA Rawa Kucing, Pemkot Tangerang Tetap Tampung Sisa Banjir
TribunJakarta/Ega Alfreda
Kondisi penumpukan sampah yang sudah menggunung dan aktivitas penurunan sampah di TPA Rawa Kucing, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Jumat (10/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang mulai menggunung.

Penumpukan sampah tersebut menyusul banyaknya sisa banjir yang menumpuk di 13 kecamatan terutama sampah rumah tangga dan puing-puing rumah.

Namun, Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengklaim kalau TPA Rawa Kucing masih muat untuk menampung sampah sisa banjir pekan lalu.

"Penuh sih belum, buktinya bisa masuk (sampah) karena sekarang sampahnya banyak kan yang tadinya armada yang dari kebersihan sekarang kan banyak diperbantukan dari dinas lain," kata Arief melalui sambungan telepon, Jumat (10/1/2020).

Sebab, masa penanganan pascabanjir, Pemerintahan Kota Tangerang mengerahkan seluruh armada truk yang dimiliki semua dinas.

Seperti Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, Dinas Pertamanan, Dinas Lingkungan Hidup dan masih banyak lagi.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin yang mengatakan kalau konsentrasi jajarannya sekarang adalah membersihkan sampah sisa banjir.

Dengan mengerahkan semua alat berat, truk, hingga mobil pikap yang dimiliki semua dinas di Kota Tangerang.

"Tambahan semua OPD yang punya mobil pikap dan bak agar dikerahkan untuk menanggulangi pascabanjir kaitannya dengan sampah yang berserakan khsusunya di titik rawan banjir," tegas Sachrudin.

Diketahui, sampah di Kota Tangerang bertambah hingga 60 persen tiap harinya atau bertambah 800.

Hingga Kini, Gedung Ambruk di Palmerah Jakarta Barat Belum Diratakan, Begini Kondisinya

Antisipasi Banjir Susulan di Kabupaten Tangerang, Polisi dan TNI Tanam 250 Pohon Secara Serentak

Soal PT Moda Transportasi Integrasi Jabodetabek, Dirut MRT Jakarta: 51 Persen Kam, 49 Persen KAI

Padahal, bila hari normal, setidaknya ada 1,300 ton perhari yang diangkut menuju TPA Rawakucing di Neglasari, Kota Tangerang.

Sachrudin mengatakan, TPA Rawakucing memang sudah penuh sesak terutama kiriman sampah sehabis banjir yang terus berdatangan hingga hari ini.

"Mau tidak mau ya menampung, tetap kita kerahkan, karena salah satu titik pembuangan akhir di TPA Rawakucing. Walau memang antre sangat luar biasa, namun kita bisa selesaikan ada solusinya dan pengangkutan sampah berjalan normal," pungkas Sachrudin.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved