Banjir di Bekasi

Sejarah Banjir di Bekasi Sudah Terjadi Sejak Berabad-abad

Banjir kali ini disebab meluapkan air Kali Bekasi kiriman dari wilayah Bogor, ditambah curah hujan lebat yang berlangsung lebih 12 jam.

Sejarah Banjir di Bekasi Sudah Terjadi Sejak Berabad-abad
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Sejarawan Bekasi Ali Anwar. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Banjir yang melanda wilayah Bekasi pada, Rabu, (1/1/2020) menengelamkan ribuan pemukiman yang berada di wilayah setempat.

Banjir kali ini disebab meluapkan air Kali Bekasi kiriman dari wilayah Bogor, ditambah curah hujan lebat yang berlangsung lebih 12 jam.

Sejarawan Bekasi, Ali Anwar, mengatakan, sejarah banjir di Bekasi sudah terjadi sejak berabad-abad lalu.

Bedanya banjir sekarang dengan masa lampau adalah, masyarakat di zaman dahulu tetap bisa bersahabat dengan sungai, berbeda dengan saat ini yang cenderung menangkal aliran air.

"Banjir di Bekasi sudah terjadi sejak berabad-abad silam, abad ke 5 Masehi, Raja Tarumanaga Purnawarman membangun sodetan Kali Candrabhaga dan Kali Gomati. Sodetan untuk mencegah banjir ke arah keraton dan pertanian," kata Ali saat dijumpai disebuah warung kopi di Bekasi Timur, Jumat, (10/1/2020).

"Selama berabad-abad masyarakat Bekasi hidup dengan mengandalkan Kali Bekasi, menggunakan perahu dan lain-lain," tambahnya.

Dia menggambarkan, kehidupan masyarakat pada zaman dahulu cenderung lebih dekat ke kali.

"Jalan dan rumah yang berjejer dari bogor sampai muara Bekasi menghadap ke sungai. Rumah dibangun di lokasi tinggi yang tak terjamah banjir. Kalau kena banjir mereka membangun rumah panggung," jelasnya.

Beralih ke era moderen, Bekasi tidak lepas dari banjir. Wilayah di Timur Jakarta ini masih akrab dengan sejumlah peristiwa banjir setiap zaman.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved