Tim Penasihat Hukum Terdakwa Kasus Penggal Kepala Jokowi Keberatan Isi BAP

Tim penasihat hukum terdakwa kasus pengancam penggal kepala Presiden Joko Widodo, Hermawan Susanto, merasa keberatan isi BAP.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Suharno
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Terdakwa kasus pengancam penggal kepala Presiden Joko Widodo, Hermawan Susanto (kiri) bersama istrinya, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (9/1/2020). 

Saksi Sidang Video Penggal Jokowi: Cuma Disuruh Baca

Sidang para saksi Hermawan Susanto sebelumnya telah dilakukan, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (7/1/2020).

Sejumlah saksi pun dihadirkan pada sidang tersebut.

Di antaranya Rian Maulana, Rosiana, dan Jacklyn Choppers alias Bang Jack atau Jakaria.

Kuasa hukum Hermawan Susanto, Abdullah Alkatiri, membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) soal kesaksian Rian Maulana.

Kemudian, Abdullah Alkatiri bertanya kepada Rian Maulana.

"Waktu diperiksa BAP, suadara tanya jawab apa hanya tanda tangan?"

Rian Maulana menjawab.

"Yang terakhir, tanda tangan saja."

Masih Abdullah Alkatiri, bertanya kembali kepada Rian Maulana.

"Yang buat ini bukan saudara?"

"Bukan. Cuma disuruh baca," balas Rian Maulana.

Menurut Abdullah Alkatiri, polisi melakukan pemeriksaan terhadap Rian Mauluana seusai BAP dibuat.

"Mungkin yang bersangkutan diperiksa sudah jadi BAP-nya," ucap Abdullah.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved