Banjir di Bekasi

Usaha Lele dan Ayamnya Ludes, Kisah Warga PGP Bekasi Bertahan di Atap Rumah Selama Banjir

Ketika banjir yang melanda pada awal 2020 kemarin, dia dan keluarga memilih bertahan dari terjangan air tanpa sempat dievakuasi.

Usaha Lele dan Ayamnya Ludes, Kisah Warga PGP Bekasi Bertahan di Atap Rumah Selama Banjir
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Erlina warga Perumahan PGP Jatiasih Bekasi saat ditemui TribunJakarta.com, Jumat (10/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, JATIASIH - Kepedihan masih menyelimuti ribuan warga Perumahan Pondok Gede Permai (PGP), Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.

Sepekan lebih pascabanjir yang melada perumahan mereka di awal tahun, kondisi lingkungan sekitar belum juga pulih.

Lumpur, bahkan genangan air masih menjadi pemandangan yang mudah dijumpai di sini.

Aktivitas warga yang sibuk membersihkan rumah dari sisa lumpur akrab terlihat sepanjang perjalanan.

Perumahan PGP Jatiasih satu dari sekian banyak pemukiman atau titik banjir di Kota Bekasi.

Sang Anak Sempat Minta Ampun, Pria Misterius Penganiaya Satu Keluarga Tetap Memukul

Ketinggian air di hari pertama banjir pada Rabu (1/1/2020) lalu, diperkirakan mencapai kurang lebih tujuh meter.

Banjir tersebut kiriman dari Bogor.

Air Kali Bekasi yang membentang di dekat perumahan meluap hingga memenuhi pemukiman.

Kondisi rumah kosong di Perumahan PGP Bekasi ditinggal penghuninya lantaran tak kuat kerap terendam banjir.
Kondisi rumah kosong di Perumahan PGP Bekasi ditinggal penghuninya lantaran tak kuat kerap terendam banjir. (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

Erlina (47) menceritakan pengalaman pahitnya menyelamatkan diri dari banjir.

Halaman
1234
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved