Banjir di Bekasi

Wali Kota Bekasi Usulkan Relokasi Warga di Perumahan Pondok Gede Permai

Pria yang akran disapa Pepen mengajukan usulan itu ke Pemerintah Pusat dalan rapat bersama Presiden Joko Widodo yang berlangsung kemarin, Kamis

Wali Kota Bekasi Usulkan Relokasi Warga di Perumahan Pondok Gede Permai
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Wali Kota Bekasi saat meninjau lokasi tanggul di Jatiasih Bekasi, Jumat, (10/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, JATIASIH - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengusulkan rencana relokasi warga di Perumahan Pondok Gede Permai (PGP) Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jumat, (10/1/2020).

Pria yang akran disapa Pepen mengajukan usulan itu ke Pemerintah Pusat dalan rapat bersama Presiden Joko Widodo yang berlangsung kemarin, Kamis, (9/1/2020).

"Itu saya sampaikan ke presiden, ke kementrian, tinggal tergantung warganya, juga tinggal tergantung kementrian," kata Pepen di Jatiasih.

Reloksi ini adalah kegiatan pembebasan lahan seluruh pemukiman warga di PGP untuk selanjutnya dikembalikan fungsinya menjadi lahan penampungan air.

"Jadi ada pesan juga dari Bupati Bogor kalau bisa yang Villa Nusa Indah yang banjir itu diikutkan menjadi tandon (penampungan air), PGP dengan separuh Villa Nusa Indah," jelas dia.

Pepen menilai, warga diharapkan bersedia dalam kegiatan pembebasan lahan ini. Sebab, perkara banjir di PGP sudah menyangkut keamanan.

"Di ujung Narogong diantara Cileungsi dan Bukit Hambalang itu ada tandon, tapi dipake juga buat air minum, nah kalo ada tandon lagi nanti bisa menangkap DAS (daerah aliran sungai) yang ada setelah PGP," terangnya.

Adapun di Perumahan PGP terdiri dari tiga RW yaitu RW08, RW09 dan RW10, total terdapat 1364 kartu keluarga (KK) dengan total 5456 jiwa yang bermukim di perumahan tersebut.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved