ASN KPU Tangsel Divonis 1,5 Tahun Aniaya Istri, Jaksa Tak Terima Hingga Ajukan Banding

Jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan akan banding menyusul vonis hakim 1,5 tahun penjara untuk NR, terdakwa kasus KDRT.

ASN KPU Tangsel Divonis 1,5 Tahun Aniaya Istri, Jaksa Tak Terima Hingga Ajukan Banding
IST Tribun Wow
Ilustrasi penganiayaan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan akan banding menyusul vonis hakim 1,5 tahun penjara untuk NR, terdakwa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

NR merupakan aparatur sipil negara atau ASN di KPU Tangsel. Pengadilan Negeri Tangerang memvonis NR 1,5 tahun pidana penjara dipotong masa tahanan pada pada Kamis (9/1/2020) lalu.

Kasus ini terungkap berdasarkan laporan SV, istri sekaligus korban NR dalam kasus kekerasan seksual, fisik hingga verbal.

Kekerasan seksual, fisik dan verbal dirasakan SV sejak awal menikah pada Mei 2016 lalu dan berlangsung sampai 2018.

Lantaran sudah tak tahan, ia melaporkan suaminya itu ke polisi.

Di tahun yang sama, SV juga sudah menggugat cerai NR.

Kini, keduanya tak lagi dalam hubungan suami istri.

Kasie Pidum Kejari Tangsel, Taufiq Fauzie, mengatakan pihaknya tidak puas dengan putusan hakim dan akan naik banding.

Putusan hakim lebih ringan dari tuntutan jaksa, yakni 3 tahun penjara untuk NR.

Halaman
12
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved