Breaking News:

Pusing Bayar Utang, Nenek Ini Karang Cerita Jadi Korban Pemerkosaan dan Penganiayaan

Nenek Sumirtuk tinggal seorang diri dan merasa hidupnya begitu pilu hingga akhirnya berniat bunuh diri.

SURYA/SRI WAHYUNIK
Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal saat menanyai nenek Sumirtuk saat di Mapolres Jember, Jumat (10/1/2020) 

Hingga akhirnya, polisi melakukan pemeriksaan intesif kembali, dan memeriksa TKP juga.

Cerita Palsu Diungkap Polisi

Namun ternyata, setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif, polisi mendapati perempuan itu mengarang cerita.

"Kami lakukan pemeriksaan secara intensif, juga mengacu kepada hasil visum dokter."

"Hasil visum menyebutkan tidak ada tindak kekerasan seksual yang terjadi kepada yang bersangkutan," ujar Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal saat konferensi pers di Mapolres Jember, Jumat (10/1/2020).

Berdasarkan hasil visum dokter itulah, polisi kembali melakukan pemeriksaan intensif.

Polisi kembali meminta keterangan kepada Sumirtuk.

Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal saat menanyai nenek Sumirtuk saat di Mapolres Jember, Jumat (10/1/2020) (SURYA/SRI WAHYUNIK)
Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal saat menanyai nenek Sumirtuk saat di Mapolres Jember, Jumat (10/1/2020) (SURYA/SRI WAHYUNIK) ()

Polisi juga kembali memeriksa tempat kejadian perkara, yakni kamar di rumah Sumirtuk.

Dari pemeriksaan itu, lanjut Alfian, polisi menemukan indikasi percobaan bunuh diri.

Polisi menduga kuat, kalau Sumirtuk terluka dalam kondisi duduk.

Orang yang melukai lehernya adalah dirinya sendiri.

"Karena kalau dilukai orang lain dalam posisi dia tidur telentang, maka aliran darah yang keluar dari lukanya tidak ke tempat yang jejaknya kami temukan."

"Aliran darah itu harusnya ke belakang (merembes ke sakitar leher bagian belakang), tetapi ini tidak," imbuh Alfian.

Kejanggalan tersebutlah yang membuat polisi kembali memeriksa Sumirtuk.

Mengakui Cerita

Belakangan, akhirnya sang nenek pun megnaku bahwa dirinya lah yang melukai diri sendiri.

"Ternyata yang bersangkutan mencoba bunuh diri dengan melukai dirinya sendiri dalam kondisi duduk."

"Namun tidak berhasil sampai akhirnya membuat keterangan palsu telah menjadi korban kekerasan seksual dan penganiayaan," lanjut Alfian.

Motif Nenek Sumirtuk

Nenek Sumirtuk ternyata mengakui semua perbuatan itu didasari karena terlilit hutang Rp 10 juta sampai akhirnya nekat bunuh diri.

Sumirtuk mengaku memiliki utang sampai Rp 10 juta.

Dia berutang kepada empat orang tetangganya. Nilai pinjaman uang beragam, yakni Rp 4 juta, Rp 3 juta, Rp 2 juta, dan Rp 1 juta.

Perempuan yang hidup seorang diri itu mengaku berutang untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

"Ya untuk makan," ujarnya lirih saat di Mapolres Jember, Jumat (10/1/2020).

Hutangnya yang menumpuk membuatnya kelimpungan untuk melunasi utang tersebut.

Perempuan sepuh yang bekerja pada tetangganya yang memiliki warung nasi itu, akhirnya berpikiran untuk mengakhiri hidupnya.

Dia pun nekat bunuh diri.

Berdasarkan keterangannya kepada polisi, dia melukai lehernya memakai pisau dapur.

Dia melukai lehernya sambil duduk.

Luka sayatan di lehernya, membuatnya pingsan. (Sri Wahyunik)

Penulis: Ignatia

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Akal Bulus Nenek Tua Jember Ngaku Diperkosa, Polisi Terkecoh Dalamannya, Fakta: Sandiwara Bunuh Diri

Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved