Resmi Dibuka, Alun-Alun Kota Depok Habiskan Anggaran Ratusan Miliar Rupiah & Punya Beragam Fungsi

Peresmian tersebut sempat tertunda pada malam pergantian tahun 2020, lantaran belum seluruh pekerjaannya rampung.

Resmi Dibuka, Alun-Alun Kota Depok Habiskan Anggaran Ratusan Miliar Rupiah & Punya Beragam Fungsi
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Alun-Alun Kota Depok di Jalan Raya GDC, Cilodong, Kota Depok. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CILODONG – Wali Kota Depok Mohammad Idris didampingi wakilnya Pradi Supriatna, pagi ini meresmikan Alun-Alun Kota Depok di Jalan Raya Grand Depok City (GDC), Cilodong, Kota Depok.

Peresmian tersebut sempat tertunda pada malam pergantian tahun 2020, lantaran belum seluruh pekerjaannya rampung.

Dijumpai usai peresmian, Idris mengatakan bahwa Alun-Alun sebagai ruang terbuka hijau, adalah sebuah amanat dari Undang-Undang yang harus diwujudkan disetiap Kota.

“Iya Alun-Alun  ini kan ruang terbuka hijau, yang memang sebuah amanat Undang-Undang untuk diwujudkan disetiap Kota. Alhamdulillah ini pembangunan sejak 2019 bisa diresmikan pada awal tahun ini,” kata Idris di Alun-Alun Kota Depok, Minggu (12/1/2020).

Idris mengatakan, terdapat banyak unsur dan fungsi di Alun-Alun Kota Depok yang baru diresmikan, seperti diantaranya fungsi ekologi dimana Alun-Alun menjadi wadah interaksi warga dari beragam usia.

Selanjutnya, fungsi ekonomi pun disiapkan oleh Idris dimana terdapat kios-kios UMKM diatas lahan seribu meter.

“Fungsi edukasi kami siapkan working space, untuk wadah berdiskusi. Ada juga fasilitas untuk komunitas seperti lapangan basket, futsal, wall climbing (panjat dinding),” bebernya.

Terakhir, ketika ditanya soal anggaran Idris mengaku pembangunan Alun-Alun Kota Depok menelan biaya ratusan miliar rupiah.

Untuk total keseluruhan pekerjaan kontruksi bangunan yang ada di Alun-Alun Kota Depok, Idris mengaku pihaknya telah mengeluarkan biaya kurang lebih sebesar Rp 160 miliar.

“Tahap awal sampai akhir hampir Rp 160 miliar untuk konstruksinya, untuk tanahnya kurang lebih Rp 200 M, ini murni APBD Kota Depok,” ujarnya.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved