Awal Tahun 2020 Jakarta Dikepung Banjir

H+12 Pasca-Banjir Awal Tahun, Sudin Pusip Jakut Restorasi 100 Lembar dan Digitalisasi 926 Dokumen

Suku Dinas Pusip Jakarta Utara menggelar layanan restorasi dan digitalisasi dokumen pasca-banjir awal tahun yang terjadi mulai 1 Januari 2020 lalu.

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Pelayanan restorasi dan digitalisasi dokumen dari Sudin Pusip Jakarta Utara di kelurahan Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (13/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta Utara, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KELAPA GADING - Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Pusip) Jakarta Utara menggelar layanan restorasi dan digitalisasi dokumen pasca-banjir awal tahun yang terjadi mulai 1 Januari 2020 lalu.

Layanan ini dibuka mulai Minggu (5/1/2020) hingga Rabu (22/1/2020) di sembilan kelurahan yang ada di Jakarta Utara.

Berdasarkan data yang diterima TribunJakarta.com, hingga hari ini, sudah ada sebanyak 100 lembar dokumen yang direstorasi.

Jumlah itu terdata dari kelurahan yang sudah dikunjungi, seperti Semper Barat, Sukapura, Semper Timur, dan Rorotan.

Terbanyak, ada di wilayah Semper Timur di mana 33 lembar dokumen berhasil direstorasi.

Sementara itu, jumlah dokumen yang sudah terdigitalisasi dari empat kelurahan tersebut pasca-banjir, ada sebanyak 926 lembar.

Dokumen terdigitalisasi terbanyak masih di kelurahan Semper Timur dengan jumlah 415 lembar.

Arsiparis Sudin Pusip Jakarta Utara Tri Wahyuniati mengatakan, jenis dokumen yang paling banyak diajukan warga ialah surat nikah dan surat tanah.

Kebanyakan jenis kerusakan dokumen ada pada kondisi fisiknya yang basah dan robek setelah terendam banjir.

"Jenis (dokumen) yang paling banyak iti buku nikah, surat tanah. Kondisinya itu ada yang sobek, terbelah gitu. Ada juga yang kena rayap," kata Tri, Senin (13/1/2020).

Praktisi Kesehatan: Penyakit Kritis Tak Hanya Menyasar Pada Golongan Menengah ke Atas

Cerita Sri Mulyani yang Dapatkan Uang Negara Rp 1,2 Triliun dari Kantong Tommy Soeharto

Tri menjelaskan, pelayanan dilakukan dengan mengerahkan delapan staf dari Sudin Pusip Jakarta Utara.

Pelayanan juga dibantu arsiparis dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Provinsi DKI Jakarta.

"Khusus hari Sabtu dan Minggu ada tambahan tenaga dari Dispusip sebanyak enam orang dan hari biasa juga didampingi empat Arsiparis Dispusip," kata Tri.

Adapun program ini sudah memasuki hari kesembilan, di mana pada hari ini dan besok, Selasa (14/1/2020), dibuka di kelurahan Kelapa Gading Barat.

Sementara untuk jadwal ke depannya sebagai berikut:

  • -Rabu (15/1/2020) dan Kamis (16/1/2020) di kelurahan Kelapa Gading Timur
  • Jumat (17/1/2020) dan Sabtu (18/1/2020) di kelurahan Pegangsaan Dua
  • Minggu (19/1/2020) dan Senin (20/1/2020) di kelurahan Pejagalan
  • Selasa (21/1/2020) dan Rabu (22/1/2020) di kelurahan Kapuk Muara
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved