Awal Tahun 2020 Jakarta Dikepung Banjir
Murid Korban Banjir Belum Dapat Seragam, Sudin Pendidikan Jakarta Timur Harap CSR
Bantuan yang diberikan Sudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Timur ke murid korban banjir sebatas buku tulis baru bagi siswa.
Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Sudin Pendidikan Jakarta Timur mencari Corporate Social Responsibility (CSR) dari pihak swasta untuk memberi bantuan perlengkapan sekolah bagi murid korban banjir.
Kasudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Timur Ade Narun mengatakan hingga kini pihaknya belum dapat memberi bantuan seragam dan sekolah bagi korban banjir.
"Belum ada (bantuan seragam dan sepatu), kami sedang mencari kordinasi di intern kami dan mencari CSR yang mau membantu," kata Ade di Cakung, Jakarta Timur, Senin (13/1/2020).
Bantuan yang diberikan Sudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Timur ke murid korban banjir sebatas buku tulis baru bagi siswa.
Pendistribusiannya ke masing-masing sekolah yakni lewat Satuan Pelaksana tingkat Kecamatan di wilayah Sudin Pendidikan I Jakarta Timur.
"Untuk SD buku tulis yang sudah didistribusikan sebanyak 6.790 dan SMP sebanyak 8.610. Jumlah keseluruhan 15.400 buku tulis," ujarnya.
Senada dengan Ade, Kasudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Timur Gunas Mahdianto kini berupaya mencari bantuan dari pihak swasta.
Pasalnya dari keseluruhan murid yang jadi korban banjir, baru murid SDN Kramat Jati 19 yang sudah mendapat bantuan seragam dan sepatu.
"Khusus SDN Kramat Jati 19 sudah (dapat bantuan seragam), namun baru setengannya dari jumlah seluruh siswa. Kalau buku tulis sudah semua," tutur Gunas.
Sudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Timur kini sudah membagikan 10 ribu eksemplar bagi murid korban banjir di SDN Kramat Jati 19 dan SMP 257.
Gunas menuturkan buku-buku tulis tersebut mulai didistribusikan Sudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Timur sejak pekan lalu.
"Kami terus mencari (bantuan CSR dari) yang berempati terhadap korban banjir terutama untuk anak-anak kita," lanjut dia.