Breaking News:

Korban Banjir Menggugat

Pemprov DKI Siapkan Tenaga Ahli Lawan Gugatan Warga Korban Banjir

Pemprov DKI Jakarta berencana memanggil tenaga ahli untuk membantu tim advokasi menghadapi gugatan dari masyarakat yang menjadi korban banjir.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Warga korban banjir mengantre untuk dapat bantuan cuci pakaian gratis yang ada di halaman Masjid KH Hasyim Asyari, Jakarta Barat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta berencana memanggil tenaga ahli untuk membantu tim advokasi menghadapi gugatan dari masyarakat yang menjadi korban banjir.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Biro Hukum Pemprov DKI Yayan Yuhana saat ditemui di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat.

"Kalau memang perlu tenaga ahli, kita pakai tenaga ahli. Ahli apa yang kita perlukan nanti kita panggil," ucapnya, Senin (13/1/2020).

Dengan dukungan dari tim kuasa hukum dan tenaga ahli tersebut, Yayan pun optimis, Pemprov DKI dapat memenangkan gugatan yang dilayangkan oleh masyarakat korban banjir itu.

Rasa optimis ini muncul lantaran Pemprov DKI pernah menghadapi gugatan serupa dan berhasil menang di pengadilan.

"Itu sudah pernah terjadi di 2007, waktu itu kami menang di tingkat pengadilan tinggi negari. Lalu gugatannya tidak dilanjutkan lagi," ujarnya di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat.

Seperti diberitakan sebelumnya, sekelompok masyarakat yang mengaku sebagai korban banjir di Jakarta menggugat Pemprov DKI melalui mekanisme class action.

Koordinator Tim Advokasi Korban Banjir DKI Jakarta Diarson Lubis mengatakan, pihaknya telah menerima 700 aduan masyarakat yang mengaku dirugikan atas banjir besar yang terjadi di Jakarta di awal tahun 2020.

Namun setelah diverifikasi, jumlah tersebut menyusut menjadi 270 laporan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved