Tekan Angka Pengangguran, PKPI Jakarta Timur Latih 340 Siswa SMK Swasta
Sebanyak 340 siswa dari 17 SMK swasta mendapat pelatihan keterampilan dari Pusat Pelatihan Kerja Pengembangan Industri (PPKPI) Jakarta Timur.
Penulis: Bima Putra | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Sebanyak 340 siswa dari 17 SMK swasta mendapat pelatihan keterampilan dari Pusat Pelatihan Kerja Pengembangan Industri (PPKPI) Jakarta Timur.
Kepala PPKPI Jakarta Timur, Suminarsih Wage mengatakan pelatihan tak lepas dari dominasi jumlah pengangguran di DKI yang dari lulusan SMK swasta.
"Kenapa mereka tak memiliki keterampilan? Karena di sekolah keterbatasan alat praktek," kata Suminarsih di Ciracas, Jakarta Timur, Senin (13/1/2020).
Pelatihan yang diberikan selama 10 hari di markas PPKPI Jakarta Timur terhitung hari ini diharap bisa memantapkan kemampuan para siswa.
Pasalnya PKPI Jakarta Timur memiliki peralatan pendukung kejuruan dan instruktur yang sudah diakui di dunia profesional.
"Di PPKPI sendiri merupakan tempat pelatihan yang memiliki alat dengan standar, makanya mereka kami tarik ke sini untuk dibekali keterampilan," ujarnya.
Pada tahap awal pelatihan yang baru pertama digelar, Suminarsih menuturkan ada 14 kejuruan yang dibuka bagi para siswa.
Yakni bidang teknik informasi, listrik instalasi, elektronika industri, elektronika komunikasi, gambar rekayasa mekanik, desain grafis, administrasi perkantoran.
Otomotif sepeda motor, otomotif kendaraan ringan, lemari pendingin (AC), teknologi mekanik konvensional, CNC, las listrik dan bahasa Inggris.
"Diharapkan dengan pelatihan keterampilan yang siswa dapatkan bisa merubah angka pengangguran yang selama ini ada," tuturnya.
Kasubag TU PPKPI Jakarta Timur Sugeng Rimbawan menyebut para siswa yang mengikuti pelatihan juga mendapat sertifikat.
• Kepala Dinas SDA Sebut 4 Kelurahan Terdampak Proyek Normalisasi Sungai Ciliwung
• Kronologi 2 Pria Palak Sopir Angkot dan Pengguna Jalan di Jembatan Serong Depok
Sertifikat jadi bukti pengalaman para siswa tak sebatas belajar di sekolah sehingga menambah peluang saat melamar pekerjaan.
"Karena selama ini juga, banyak perusahaan yang ada di DKI yang melakukan kerja sama dengan PPKPI untuk menerima pegawainya," kata Sugeng.
Sebelumnya Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan kebanyakan pengangguran itu merupakan lulusan SMK swasta.
"Begitu kita teliti dan telusuri, ternyata banyak berasal dari SMK swasta yang memang alat peraganya sangat terbatas," kata Andri, Rabu (18/7/2019).