47 Kasus Narkoba di Tangerang Selama 2 Bulan, Ada Pasutri Hingga Ibu dan Anak Jualan Sabu

Dalam waktu dua bulan, Satnarkoba Polresta Tangerang berhasil mengungkap 47 kasus penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Tangerang.

47 Kasus Narkoba di Tangerang Selama 2 Bulan, Ada Pasutri Hingga Ibu dan Anak Jualan Sabu
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
58 tersangka penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polresta Tangerang yang diamankan unit Satnarkoba Polresta Tangerang, Selasa (14/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TIGARAKSA - Dalam waktu dua bulan, Satnarkoba Polresta Tangerang berhasil mengungkap 47 kasus penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Tangerang.

47 kasus tersebut didalamnya terdiri dari pengguna hingga bandar narkoba di Kabupaten Tangerang.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan dari 47 kasus penyalahgunaan narkoba itu didapatkan 58 tersangka yang empat diantaranya adalah perempuan.

"Ada pun barang bukti yang diamankan sabu 70 gram, karena jualnya paket-paket kecil Rp 200 ribuan sampai Rp 400 ribuan. Ganja hampir 300 gram, lalu ada tramadol, eximer dan beberapa belas ekstasi," jelas Ade di Mapolresta Tangerang, Selasa (14/1/2020).

58 tersangka penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polresta Tangerang yang diamankan unit Satnarkoba Polresta Tangerang, Selasa (14/1/2020).
58 tersangka penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polresta Tangerang yang diamankan unit Satnarkoba Polresta Tangerang, Selasa (14/1/2020). (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

Ia menjelaskan, dari puluhan tersangka itu ada diantaranya adalah pasangan suami istri atau pasutri yang bekerja sama mengedarkan barang haram tersebut.

Keduanya kedapatan menjadi bandar narkotika jenis sabu yang diedarkan utamanya di Kabupaten Tangerang.

"Salah satu pasangan ditangkap duluan kemudian beberapa lama dari kasus lain ditangkap unit lain pasangannya," sambung Ade.

Yang unik berikutnya adalah pasangan yang masih satu keluarga, bukan suami istri, melainkan ibu dan anak.

Menurut Ade, sang ibu dari dalam Lapas memberikan perintah kepada si buah hati untuk melancarkan bisnis haram mereka.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved