Bersarang Peluru di Paha Kiri, Anggota Brimob yang Ditembak KKB Jalani Operasi Ortopedi Selama 3 Jam

Pasalnya peluru yang menghujam bagian paha kiri Luki mengakibatkan tulang paha anggota Polda Maluku itu patah.

Bersarang Peluru di Paha Kiri, Anggota Brimob yang Ditembak KKB Jalani Operasi Ortopedi Selama 3 Jam
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kabid Perawatan Medik dan Perawatan RS Polri Kramat Jati Kombes Yayok Witarto saat memberi keterangan di Jakarta Timur, Selasa (14/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Luka patah tulang yang diderita Bharatu Luki Darmadi akibat ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua mengharuskannya dioperasi.

Kabid Perawatan Medik dan Perawatan RS Polri Kramat Jati Kombes Yayok Witarto mengatakan operasi Ortopedi dilangsungkan pada Senin (13/1/2020).

"Dilakukan tindakan operasi kira-kira 3 jam, setelah operasi dan saat ini kondisinya sudah membaik," kata Yayok di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (14/1/2020).

Operasi tersebut guna membersihkan sisa proyektil peluru yang bersarang dan reposisi bagian tulang paha kiri Luki.

Meski belum dipastikan kapan sepenuhnya pulih, Luki diharapkan meninggalkan RS Polri Kramat Jati dalam waktu dekat.

Namun Yayok menuturkan tim dokter masih perlu melihat perkembangan pemulihan Luki yang tertembak pada Sabtu (11/1/2020).

"Butuh waktu yang jelas, kalau keluar dari rumah sakit mungkin dalam satu minggu ini, tapi lihat perkembangan nanti," ujarnya.

Pasalnya peluru yang menghujam bagian paha kiri Luki mengakibatkan tulang paha anggota Polda Maluku itu patah.

Sebelum menjalani operasi Ortopedi pun Luki sempat dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Polri Kramat Jati lalu kini dipindah ke ruang rawat inap.

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved