Sisi Lain Metropolitan

Kisah Renggo, Awalnya Iseng Jadi Petugas Damkar Hingga Bertaruh Nyawah Saat Evakuasi Kebakaran

Awalnya, Renggo masih menikmati pekerjaan, namun akibat penghasilan yang kala itu hanya Rp 750 ribu sempat membuatnya dilema.

Kisah Renggo, Awalnya Iseng Jadi Petugas Damkar Hingga Bertaruh Nyawah Saat Evakuasi Kebakaran
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Renggo, Kepala Pleton Kelompok C Sektor Cipayung saat ditemui di TMII, Selasa (14/1/2020) malam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Berawal dari iseng, kini Renggo Widianto (32) menjadi Kepala Pleton Kelompok C Sektor Cipayung.

Sejak lulus Sekolah Menengah Atas (SMA) di tahun 2000, Renggo, sapaannya mengawali karirnya dengan bekerja di Pelabuhan Tanjung Priok.

Kala itu dirinya mengurusi ekspor dan impor selama tiga tahun.

Selanjutnya, ia mendapatkan informasi perihal lowongan kerja di pemadam kebakaran dari salah seorang rekannya yang bernama Ruslan.

"Bro lu mau daftar pemadam enggak?," tawar Ruslan kala itu.

"Memang orang tua Ruslan kan pemadam. Makanya tahu info loker. Saat itu saya cuma jawab ya sudah dan akhirnya iseng-iseng coba mendaftar, tapi masih kerja di pelabuhan," jelasnya kepada TribunJakarta.com, Selasa (14/1/2020).

Renggo menuturkan saat itu ia tak mengetahui jelas tentang pemadam. Yang ia ketahui, pemadam hanyalah bertugas memadamkan api.

"Saat itu saya enggak tahu pemadam itu apa. Karena memang keluarga saua engga ada yang berprofesi sebagai pemadam," sambungnya.

Akhirnya tepat di bulan Desember 2003, ia mengikuti pendidikan dan pelatihan menjadi pemadam.

Halaman
1234
Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved