Siapkan 17 Pengacara, Massa Aksi Jakarta Bergerak Berencana Gugat Gubernur Anies Baswedan

Massa aksi yang mengatasnamakan diri Jakarta Bergerak berencana menggugat Pemprov DKI Jakarta melalui mekanis class action.

Siapkan 17 Pengacara, Massa Aksi Jakarta Bergerak Berencana Gugat Gubernur Anies Baswedan
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Massa Pro dan Kontra Anies Bersitegang di Depan Balai Kota 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Massa aksi yang mengatasnamakan diri Jakarta Bergerak berencana menggugat Pemprov DKI Jakarta melalui mekanis class action.

Pasalnya, Pemprov di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dianggap gagal mengantisipasi banjir yang banyak merugikan masyarakat luas.

Koordinator pengaduan class action Jakarta Bergerak, Harry Lesmana pun mengklaim sudah ada 60 orang warga yang mengadu kepada pihaknya.

"Yang daftar aduan sudah ada 60 orang. Posko kami di Jalan Agus Salim nomor 117," ucapnya, Selasa (14/1/2020).

Ia pun menyebut, pengaduan ini dibuka untuk seluruh masyarakat yang merasa dirugikan atas banjir besar yang merendam sebagian Jakarta di awal 2020.

"Semua masyarakat bisa ajukan ke sana. Kita buka pagi sampai sore. Ada juga emailnya di database.banjir.jakarta.2020@gmail.com," ujarnya.

Sebanyak 17 orang pengacara pun telah disiapkan untuk mendampingi para korban banjir menutut pertanggungjawaban Pemprov DKI.

"Semua bisa mengajukan pengaduan. Makin banyak masyarakat, makin paham kalo Gubernur Jakarta enggak bisa bekerja," kata dia.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved