Korban Banjir Menggugat

Azas Tigor Nainggolan Sebut Korban Banjir yang Menggugat Pemprov DKI Bisa Terus Bertambah

Tim advokasi banjir Jakarta 2020, kata dia, telah membawa bukti atau laporan dari sekira 700 orang terdampak banjir di Jakarta.

Azas Tigor Nainggolan Sebut Korban Banjir yang Menggugat Pemprov DKI Bisa Terus Bertambah
TRIBUNNEWS.COM/Glery Lazuardi
Juru Bicara Tim Advokasi Korban Banjir Jakarta 2020 Azas Tigor Nainggolan, di PN Jakarta Pusat, Senin (13/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Anggota tim advokasi banjir Jakarta 2020, Azas Tigor Nainggolan, menyebut pihaknya menunggu sidang perdana ihwal tuntutan terhadap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Tim advokasi banjir Jakarta 2020, kata dia, telah membawa bukti atau laporan dari sekira 700 orang terdampak banjir di Jakarta.

"Laporan tersebut telah diterima oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, pada Senin (13/1/2020)," kataTigor, saat dihubungi TribunJakarta.com, Rabu (15/1/2020

"Kami masih menunggu maksimal sebulan untuk sidang pertama," lanjutnya.

Saat ini, Tigor bersama timnya sedang menunggu data-data dari korban banjir.

Kemungkinan, menurut Tigor, jumlah korban banjir akan bertambah.

"Sekarang kami masih menunggu data-data dari korban banjir. Mungkin bisa bertambah," ucapnya.

"Kami juga masih mengecek lagi data yang sudah terkumpul. Tujuannya biar tidak salah ya. Misalnya ada kesalahan, kami akan perbaiki gugatannya," lanjut Tigor.

Diberitakan sebelumnya, sekelompok masyarakat yang mengaku sebagai korban banjir di Jakarta menggugat Pemprov DKI melalui mekanisme class action.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved