Berawal dari Kebakaran Diduga Akibat Krosleting, Kakak Beradik Tewas Terpanggang Saat Tidur

Dua korban bernama Puji Arianti (30) dan Hari Andoko (24). Keduanya terpanggang lantaran tertidur pulas ketika rumah mereka terbakar.

Berawal dari Kebakaran Diduga Akibat Krosleting, Kakak Beradik Tewas Terpanggang Saat Tidur
Tribunnews.com
Ilustrasi Kebakaran 

TRIBUNJAKARTA.COM, PALEMBANG - Kebakaran satu unit rumah di Jalan Ki Merogan, Lorong Wijaya 7, RT 36 RW 7 Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan, menyebabkan dua kakak beradik tewas terpanggang.

Dua korban bernama Puji Arianti (30) dan Hari Andoko (24).

Keduanya terpanggang lantaran tertidur pulas ketika rumah mereka terbakar.

Kapolsek Kertapati Palembang, AKP Polin Pakpahan menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB.

Saat itu, Nurdin (53) yang merupakan pemilik rumah bersama istri dan ketiga anaknya sedang tertidur pulas.

Jenazah korban kebakaran satu rumah di Jalan Ki Merogan, Lorong Wijaya 7, RT 36 RW 7 Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan menyebabkan dua orang tewas terpanggang, Rabu (15/1/2020).(KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA)
Jenazah korban kebakaran satu rumah di Jalan Ki Merogan, Lorong Wijaya 7, RT 36 RW 7 Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan menyebabkan dua orang tewas terpanggang, Rabu (15/1/2020).(KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA) ()

Diduga akibat korselting, api langsung menyambar dan membakar rumah mereka.

Nurdin bersama istrinya, Nurhayati dan anak bungsunya, Mustakim (20), langsung keluar menyelamatkan diri setelah mengetahui api telah membesar.

Sementara, Puji dan Hari tak bisa keluar.

"Kedua korban ditemukan dalam kondisi gosong di kamarnya saat dilakukan oleh TKP," kata Polin, saat dikonfirmasi, Rabu (15/1/2020).

Kisah Renggo, Awalnya Iseng Jadi Petugas Damkar Hingga Bertaruh Nyawah Saat Evakuasi Kebakaran

Polin menjelaskan, kedua jenazah korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan visum.

Dari keterangan orangtua korban, Puji dan Hari menderita penyakit autis.

Menurut Polin, dari hasil penyelidikan, kebakaran itu diduga kuat akibat korsleting.

"Tiga korban selamat mengalami luka-luka bakar ringan dibawa ke RSUD Palembang Bari untuk mendapatkan pertolongan medis. Untuk kerugian material belum bisa ditaksir," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rumah Terbakar, Kakak Beradik di Palembang Tewas Terpanggang"

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved